Warga Wonosari Patebon Senang, Dapat Bantuan Sumur Bor

BOSTHOMSON, KENDAL – Warga Dukuh Mulyosari, Desa Wonosari RT 04 RW 07 Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal merasa bahagia, pasalnya di kampungnya kini sudah dibangun sumur bor yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Jawa Tengah.

Acara peresmian dihadiri Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jateng, Sadam Bustomi, Danramil Patebon Kapten Inf Subowo, Kanit Binmas Polsek Patebon Aiptu Ashar AR, Kepala desa Wonosari; Mustagfirin beserta perangkat desa dan perwakilan warga Dukuh Mulyosari Desa Wonosari, Rabu (29/12/2021).

Kepala Desa Wonosari Mustagfirin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Jateng yang telah memberikan bantuan program sumur bor di desanya.

“Kami, selaku Pemerintah Desa Wonosari yang mewakili warga, mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Jawa Tengah, yang sudah membantu mewujudkan sumur bor untuk warga melalui program kolaborasi air untuk kehidupan,” ungkapnya.

Mustagfirin berharap, sumur bor ini bisa bermanfaat bagi warga Dukuh Mulyosari dan sekitarnya, juga bisa dimanfaatkan sebagai sumur air bersih untuk masyarakat Desa Wonosari.

“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada warga Dukuh Mulyosari yang telah bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan sumur bor. Sehingga sumur air ini bisa diresmikan hari ini dan siap untuk digunakan,” ungkap Mustagfirin.

Peresmian sumur bor air di Dukuh Mulyosari Desa Wonosari Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (29/12/2021).
Peresmian sumur bor air di Dukuh Mulyosari Desa Wonosari Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (29/12/2021).

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jateng, Sadam Bustomi dalam sambutannya mengatakan, Dompet Dhuafa adalah lembaga zakat. Yang mana dana dihimpun dari masyarakat dan dikembalikan untuk masyarakat berupa wakaf dan lainnya.

“Program dompet dhuafa meliputi kegiatan di bidang pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan. Program sumur bor ini merupakan kegiatan wakaf dari dompet dhuafa dan kita telah membangun sumur bor sebanyak kurang lebih sudah sembilan sumur,” ujarnya.

Bustomi juga menjelaskan, program ini telah mencapai 5.000 penerima manfaat. Sedangkan di Dukuh Mulyosari, ada 60 kepala keluarga yang menerima manfaat.

“Semoga masyarakat setempat bisa memanfaatkan sumur bor ini. Dimana sumur bor ini bisa menampung delapan kubik air. Karena ini akadnya wakaf, maka saya mohon untuk dirawat jangan sampai rusak dan harapannya bisa digunakan sampai dengan anak cucu kita. Sekali lagi terima kasih dan semoga bermanfaat,” ungkap Bustomi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan testimoni warga, penyerahan mock up sebagai bentuk serah terima, sekaligus penanda tanganan berita acara, serta peninjauan ke lokasi dan pembukaan plang. (Win).