Tiga Desa di Kabupaten Kendal Terdampak Rob

BOSTHOMSON,KENDAL – Banjir air laut pasang atau  rob yang terjadi sejak sepuluh hari lalu, mengakibatkan terganggunya aktivitas warga. Pasalnya jalan pemukiman hingga rumah-rumah warga terdampak genangan air rob.

Pemukiman yang terkena banjir rob meliputi 6 desa/kelurahan di tiga  kecamatan dengan ketinggian air bervariasi antara 10 – 60 cm. Banjir rob biasa datang pada pukul 03.00 dinihari dan surut diatas jam 09.00 pagi.

Tiga kecamatan yakni di Kecamatan Kaliwungu, Kendal dan Patebon. Namun pemukiman yang cukup parah terkena rob, yakni Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, di RW 5 yang terdiri dari 9 RT. Banjir rob menimpa 250 rumah yang dihuni 1.250 jiwa.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, untuk mengatasi rob, khusus di wilayah Kendal Kota, pada tahun 2021 sudah dianggarkan melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) senilai Rp 25 miliar, yang salah satunya untuk membangun tanggul.

Menurutnya, saat ini sedang dalam proses lelang, sehingga pelaksanaannya mulai tahun 2022 nanti.

“Untuk jangka menengah, kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jateng supaya dilakukan normalisasi sungai-sungai, dan pastikan program KOTAKU berjalan sesuai rencana,” jelas Dico, Kamis (18/11/2021).

Menurut Bupati, untuk solusi jangka pendek, pihaknya sudah berkoordinasi dengan OPD terkait, seperti Dinas Sosial dan BPBD untuk memberikan bantuan sembako atau membuat dapur umum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD dan Baznas, apakah akan membuat dapur umum atau bantuan sembako,” ungkap Dico.

Pihaknya juga sudah menyampaikan himbauan kepada masyarakat, melalui kecamatan dan desa serta kelurahan, terkait kondisi cuaca pada musim hujan.

“Saya imbau kepada masyarakat, agar selalu waspada untuk mengantisipasi cuaca yang ekstrim, terutama pada Januari dan Februari tahun 2022 mendatang,” pesan Dico.

Berdasarkan data  yang dihimpun BPBD Kendal, sedikitnya ada 1.350 rumah yang berada di enam desa di tiga kecamatan, yang terendam air pasang.

Di Kecamatan Kaliwungu meliputi Desa Wonorejo sebanyak 70 rumah, dengan ketinggian air 10 – 50 sentimeter. Selanjutnya di Desa Mororejo sebanyak 75 rumah dengan ketinggian air 10 – 40 sentimeter.

Di Kecamatan Kendal, banjir rob meliputi Kelurahan Karangsari sebanyak 460 rumah dengan ketinggian air 20 – 50 sentimeter, Kelurahan Bandengan sebanyak  600 rumah dengan ketinggian air 20 – 60 centimeter.

Sedangkan di Kecamatan Patebon, meliputi Desa Wonosari sebanyak 67 rumah dengan ketinggian air 10 – 30 sentimeter dan Desa Kartikajaya sebanyak 81 rumah dengan ketinggian air 10 – 30 sentimeter. (Hans).