Tetap Beroperasi Pada Libur Tahun Baru, Pantai Indah Kemangi Batasi Jumlah Pengunjung

BOSTHOMSON, KENDAL – Pengelola objek wisata di Kabupaten Kendal mendapatkan angin segar, pasalnya sesuai Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kendal yang memperbolehkan tempat wisata, hotel, restoran dan kafe tetap buka di libur tahun baru.

Salah satunya obyek wisata Pantai Indah Kemangi (PIK) Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal yang akan tetap beroperasi pada tahun baru 2022.

Hal ini disampaikan Kepala Jungsemi Kecamatan Kangkung, Dasuki, Jumat (31/12/2021) yang mengatakan PIK yang dikelola oleh BUMDes Jungsemi tersebut akan dibuka pada libur tahun baru 2022.

“Sesuai dengan arahan bapak Bupati Pantai Indah Kemangi akan buka pada libur tahun baru, namun pada pergantian tahun baru kami tidak mengadakan acara apa-apa dan kami tutup,” kata Dasuki.

Kades Jungsemi menjelaskan meskipun PIK dibuka pada Sabtu (1/1/2022), namun pihaknya akan mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah yakni membatasi jumlah pengunjung 75 persen dari jumlah biasanya.

“Jadi kalau biasanya bisa sepuluh ribu pengunjung ya besok kuta batasi 75 persennya. Dan untuk mengatasi lonjakan pengunjung ya kita akan memakai sistem buka tutup atau bergantian,” ungkapnya.

Selain itu dirinya memastikan protokol kesehatan akan diterpakan secara maksimal, pengunjung juga diwajibkan menunjukan tanda bukti telah divaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

Camat Kangkung melalui Kasi Trantib Yogo Suhardijo mengatakan Satgas Kecamatan bersama Polsek dan Koramil telah meminta kepada pengelola pantai untuk memperketat prokes pengunjung termasuk aktivitas dalam area wisata sebagaimana batasan jumlah pengunjung sesuai ketentuan.

Selain itu Forkopimcam bersama-sama Satgas Desa meminta kepada pengelola pantai untuk menerapkan scanning pedulilindungi yang sudah dipasang oleh Disporapar Kabupaten Kendal beberapa bulan yang lalu, dan mengoptimalkan posko wisata sehat untuk melaksanakan pemantauan dan layanan informasi bagi pengunjung.

“Kapada para pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan. Saya lihat di loket masuk ke PIK juga sudah tersedia barcode peduli lindungi. Jadi pengunjung bisa langsung scanning disitu,” ujarnya.(Win).