Setelah Kolam Renang, BUMDes Mentosari Gringsing Akan Kembangkan GOR

BOSTHOMSON,BATANG – Pemerintah Desa Mentosari Kecamatan Gringsing terus berupaya untuk mengembangkan usaha yang dilakukan BUMDes, salah satunya pengelolaan Kolam Renang Cokro Kembang.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Desa Mentosari, Suwaji saat ditemui halosemarang.id, di Kolam Renang Cokro Kembang, Minggu (19/9/2021).

Dirinya merasa senang karena sekarang kolam renang sudah boleh dibuka lagi. Karena sejak PPKM Darurat, kolam renang tutup selama dua bulan.

“Ya kalau tutup kan kita juga harus mengeluarkan biaya kolam renang selama satu bulan itu satu juta rupiah. Belum lagi menggaji lima karyawan kolam renang,” ungkapnya.

Suwaji menceritakan, kolam renang ini dibuat sejak tahun 2017 tersebut, mengahabiskan dana sekitar Rp 2 miliar.

“Habisnya banyak pembangunannya. Karena untuk membuat sender yang tingginya sekitar 6 meter saja sudah memakan biaya. Belum lagi pembuatan kolam lengkap dengan sarana prasarana. Sedangkan airnya dari sumber. Air sumber itu bersih dan bisa diminum,” jelasnya.

Suwandi mengaku, dulu pernah juga ada pemborong salah satu CV yang merenovasi kolam renang. Namun tidak tahu kenapa, keramik yang dibuat cepat rusak.

“Ya keramiknya pada pecah, akhirnya kami harus memperbaikinya lagi,” ujarnya.

Suwaji yang juga purnawirawan Kepolisian yang pernah berdinas di Batang tersebut juga mengaku mengundurkan diri dari Kepolisian karena memilih menjadi Kepala Desa untuk mengabdi kepada desanya.

“Ya saya bekerja sebagai aparat Kepolisian selama delapan tahun, kemudian mengundurkan diri karena mencalonkan Kepala Desa Mentosari,” jelasnya.

Disebutkan, untuk pendapatan kolam renang<span;>, pada hari biasa pengunjung berkisar 60-70 orang perhari. Sedangkan hari libur atau Minggu bisa mencapai 200 – 300 orang.

“Harga tiket pengunjung cuma Rp 10 ribu saja,” imbuh Suwaji.

Saat ini dirinya juga sedang mengembangkan gedung olah raga (GOR) di desanya. Selain untuk sarana olah raga, GOR tersebut nantinya bisa digunakan untuk usaha UMKM Desa Mentosari.

“Ya salah satu hasil dari pendapatan kolam renang kita bangun GOR di sebelah utara kolam renang. Disana nanti akan kita gunakan untuk lapangan futsal, badminton dan juga bola sodok,” lanjutnya.

Salah seorang pengunjung dari Weleri, Muhammad Syifa mengaku, dirinya mencoba Kolam Renang Cokro Kembang ini bersama anaknya.

“Tempatnya lumayan dan harga tiketnya murah. Saya dan anak senang dan betah berada di sini,” ungkap Syifak. (Hans).