Sering Temui Pasien Gawat Darurat, 100 Pengemudi Ambulans Dibekali Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Oleh RSI Kendal

BOSTHOMSON, KENDAL – Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal bersama Lazismu, NU Care dan Lazisnu menggelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada Driver Ambulance Kendal – Batang di Water Six Weleri, Rabu (13/4/2022).

Acara pelatihan sekaligus buka bersama dihadiri Wakil Bupati Kendal, H Windu Suko Basuki, Direktur RSI Kendal, dr Suhadi, serta 100 pengemudi ambulans dari Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang

Direktur RSI kendal mengatakan acara digelar untuk memberikan pengetahuan tentang safety driving kepada para pengemudi ambulans agar para pengemudi mengetahui bagaimana mengemudi yang benar di lalu lintas.

“Yang kedua kami berikan materi bantuan hidup dasar, karena seringkali driver ambulans menemui pasien gawat darurat. Jadi kita membekali driver-driver ambulans agar bisa melakukan pertolongan awal kepada pasien gawat darurat,” ungkapnya.

Perawat IGD, Adi Prasetyo usai memberikan materi BHD mengatakan tujuan dilaksanakan pelatihan adalah untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada pasien gawat darurat.

“Tadi materinya bantuan hidup dasar. Jadi sebisa mungkin driver ambulans bisa memberikan pertolongan pertama kepada pasien gawat darurat seperti cek respon pasien, setelah itu bisa segera dilakukan tindakan seperti pijat jantung dan nafas,” ujar Adi Prasetyo.

Dirinya berharap dengan adanya pelatihan ini, para driver ambulans bisa memperlajari BHD serta menerapkannya ketika ada pasien yang membutuhkan

“Kita juga berharap setelah pelatihan ini, kelengkapan ambulans bisa di cek. Paling tidak ada alat khusus untuk evakuasi. Karena selama ini masih sebatas ambulans transport belum ambulans emergency,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan pelatihan BHD sekaligus buka bersama dengan para pengemudi ambulans yang ada di Kendal maupun Batang.

“Saya menyambut baik kegiatan dari RSI Kendal ini kepada driver ambulans. Melalui kegiatan ini merupakan salah satu bentuk support kepada para diver ambulans sehingga mereka juga termotivasi apalagi untuk menyelamatkan jiwa seseorang,” tuturnya.(Win).