Selain berikan Bantuan, Bupati Kendal Ajak Kakak Adik Berprestasi Di Tirtomulyo Plantungan Berkolaborasi Melakukan Riset Tehnologi

BOSTHOMSON,KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengunjungi kediaman Muzaroah (45), di Dukuh Wonokerso, Desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan, seorang ibu yang rela bekerja sebagai buruh emping mlinjo demi menyekolahkan kedua putrinya hingga menjadi sarjana, Jumat (8/10/2021).

Dalam kunjungannya Bupati nampak berbincang dengan kedua putri Muzaroah,
Sayidatul Maslahah(24),yang merupakan lulusan S2 Pendidikan Luar Biasa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan IPK 3,78 dan Nur Milati (22) adalah lulusan S1 Pendidikan Teknik Mekatronika Fakultas Teknik UNY dengan IPK 3,78.

Bupati Kendal menuturkan kedua anak Muzaroah sangat membanggakan Kabupaten Kendal karena meski hidup dalam kekurangan namun keduanya mampu mewujudkan impian mereka untuk meraih pendidikan yang tinggi.

“Ini bisa memberikan inspirasi kepada masyarakat Kendal bahwasanya pendidikan itu adalah hal yang sangat penting, ini adalah contoh yang baik agar masyarakat Kendal bisa lebih care dalam.pendidikan,” tuturnya.

Dico meminta keduanya untuk tidak meninggalkan Kendal dan mengajak mereka untuk berkolaborasi dalam memajukan Kabupaten Kendal, diantaranya membangun sekolah inklusi dan serta melakukan riset di bidang tehnologi.

“Saya minta untuk kedua anaknya baik yang S2 ataupun S1 untuk tidak pergi dari Kabupaten Kendal agar bisa membangun Kabupaten Kendal baik membangun sekolah Inklusi maupun teknologi dan juga riset yang saya harap bisa dilakukan oleh orang asli Kendal,” ungkap Bupati.

Bupati Kendal saat berbincang dengan Muzaroah dan kedua putrinya
Bupati Kendal saat berbincang dengan Muzaroah dan kedua putrinya

Usai berbincang dan mencoba proses pembuatan emping mlinjo, Bupati menyalurkan bantuan dari Baznas Kendal berupa bantuan Rumah Tidak Layak Huni sebesar Rp 15 juta, bantuan dari pihak Dinas Pendidikan serta berikan bantuan dana pembinaan pendidikan secara pribadi.

Salah seorang putri Sayidatul Maslahah menyampaikan dirinya bersama keluarganya merasa senang atas kedatangan Bupati bersama rombongan, dirinya mengaku siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kendal terutama dalam pengembangan riset  melalui lembaga riset di Kendal.

“Tadi saya ditawari untuk berkolaborasi dalam pengembangan riset bahkan tadi juga akan mebuat sekolah inklusi, sedanngkan adik saya juga sama karena dia dibidang robotika jadi dia ditawari untuk berkolakobari dibidang tekhnologi,” terang Sayidatul Maslahah.

Sayidatul mengajak para pelajar di Kabupaten Kendal untuk tidak patah semangat meskipun dalam keterbatasan.

“Jangan takut bermimpi, selama kita ada niat pasti ada jalan yang ditunjukkan kepada kita,” pungkasnya.(Win).