Saresehan Dengan PWI Dan IKA PMII Kendal, Ini Kata Anggota DPR RI Mujib Rohmat

BOSTHOMSON, KENDAL – Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi Partai Golkar, Mujib Rohmat menggelar acara Saresehan bersama Anggota Persatuan Wartawan Kabupaten Kendal dan Ikatan Keluarga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Kendal dengan tema “Peranan Media Massa Dalam Penguatan Demokrasi di Indonesia” di Tirtoarum Baru Kendal, Jumat (22/4/2022).

Ketua PWI Kabupaten Kendal, Agus Umar dalam sambutan pembuka acara mengatakan, di era digitalisasi saat ini, banyak media cetak yang telah menghentikan penerbitannya, dan ada juga yang beralih ke media online.

Beberapa media cetak di Indonesia pun sudah mulai bergerak membuat platform digital dengan menyajikan cara kerja jurnalisme serba cepat.

“Dulu ada media cetak di Semarang, yakni Koran Wawasan, mengusung tagline Pagi Terjadi Sore Tersaji, tentu ini dilihat sebagai media yang cepat menyajikan berita. Namun dalam perkembangannya, media tersebut tak kuasa menghadapi gempuran media online yang maha dahsyat dengan pergantian berita per menit,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Umar juga menyoroti, minimnya pemberitaan media mainstream saat aksi demo yang dilakukan mahasiswa beberapa waktu lalu.

“Ya kemarin di media sosial, sebagian.warga netizen membicarakan minimnya pemberitaan dari media terkait adanya demo. Ini harus menjadi pemikiran kita bersama. Ada apa semua ini,” ungkapnya.

Namun menurut Umar, hal ini kemungkinan dilakukan para awak media, supaya tidak menambah keruh suasana dan menjaga iklim yang kondusif.

“Sebisa mungkin kita ikut menjaga kondusifitas di daerah kita masing-masing. Supaya masyarakat tidak menjadi resah dan tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Mujib Rohmat mengapresiasi diadakannya Sarasehan sekaligus buka bersama ini.

Menurut Politikus Partai Golkar tersebut, dengan adanya acara Sarasehan ini, bisa terjalin silaturahmi yang baik, antara wartawan, alumni mahasiswa PMII dan DPR.

“Ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan tukar pikiran antara legislatif di Senayan, para wartawan dan mahasiswa dalam membahas permasalahan bangsa ini. Meski lingkupnya masih sebatas tingkat Kabupaten,” ujarnya.

Sementara itu, menanggapi aksi demo mahasiswa kemarin di depan Gedung DPR RI, menurut Mujib itu hal yang wajar. Namun, dirinya menginginkan, para mahasiswa bisa menyampaikan aspirasinya sesuai hati nurani dan tuntutan rakyat.

Disisi lain, dirinya juga mengajak mahasiswa untuk bisa memanajemen kegiatan selama berkuliah. Selain itu bisa mencari peluang untuk mewujudkan cita-cita.

Karena menurutnya, di era sekarang ini, persaingan dunia usaha dan lapangan kerja semakin ketat. Mahasiswa harus bisa memilah peluang yang sesuai dengan kemampuannya.

“Dulu saya bisa kuliah tepat waktu, juga aktif di organisasi kemahasiswaan dan mampu meraih beasiswa. Semua berasal dari pantang menyerah dan bisa memanajemen waktu dan tetap belajar,” harapnya.(Hans).