Sajikan Wisata Edukasi, Pantai Cahaya Jadi Destinasi Wisata Pilihan

BOSTHOMSON, KENDAL – Obyek Wisata Pantai Cahaya Kendal yang terletak di Desa Sendang Sikucing Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal menjadi salah satu destinasi wisata pilihan yang dikunjungi para wisatawan pada momen libur tahun baru kali ini.

Selain panorama pantai yang indah, atraksi pentas lumba-lumba menjadi sebuah wahana yang paling diminati pengunjung yang didominasi para orang tua yang ingin memberikan edukasi tentang satwa kepada anak-anaknya.

Pada momen tahun baru dan libur sekolah seperti saat ini, pengunjung di Pantai Cahaya terlihat melonjak drastis.

Namun demikian, obyek wisata pesisir yang memiliki kapasitas 5000 pengunjung ini menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat saat menerima kunjungan wisatawan. Pengunjung diwajibkan sudah divaksin, memakai masker dan menjaga jarak.

Seperti yang disampaikan Humas Pantai Cahaya drh Viean, pembatasan pengunjung di obyek wisata yang dikelola PT Wersut Seguni Indonesia (WSI) dilakukan sesuai dengan Inbup Nomor 19 tahun 2021 yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal.

“Karena ada Inbup, pengunjung di dalam dibatasi sampai 3,750 orang atau 75%. Setelah terurai keluar, kita persilahkan masuk lagi pengunjung yang lain,” terang drh Viean, Sabtu (1/1/2022).

drh Viean mengungkapkan pengunjung di Pantai Cahaya melonjak drastis pada liburan tahun baru kali ini. Meski demikian, pihaknya tetap menerapkan prokes ketat baik bagi pengunjung maupun bagi karyawannya.

“Di setiap wahana yang ada di obyek wisata in8, kami menyiapkan petugas untuk melakukan cek suhu badan dan memasang barcode peduli lindungi,” ungkapnya.

Ia memaparkan, obyek wisata Pantai Cahaya selain menawarkan keindahan pantainya juga memiliki banyak wanaha permainan anak-anak. Di obyek wisata ini, wahana yang paling banyak diminati pengunjung yakni, wahana kolam renang dan pentas Lumba-lumba.

“Kami sangat berharap pengunjung tetap mengutamakan prokes dengan selalu bermasker dan menjaga jarak. Dan semoga di tahun 2022 ini sektor wisata bisa kembali pulih, normal kembali,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, di obyek wisata yang dipadati pengunjung juga disiagakan tim SAR dan petugas PMI. Petugas SAR tersebut sengaja disiagakan untuk memantau daerah-daerah yang berbahaya bagi pengunjung. Dalam setiap jamnya, petugas SAR terlihat berpatroli dan memantau perkembangan dan kondisi keamanan.

Petugas dari internal Pantai Cahaya juga terlihat hilir mudik di lokasi yang paling banyak dipadati pengunjung untuk memberikan himbauan agar pengunjung tetap bermasker dan menjaga jarak.

Sementara itu, Mustofa warga Kabupaten Temanggung yang datang bersama rombongan dengan menggunakan mobil bak terbuka mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Temanggung untuk berlibur dan menghilangkan penat setelah setahun lebih dirumah karena pandemi covid-19.

“Iya Mas, ini antri panjang tapi ya tidak apa-apa yang penting bisa liburan,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Fatimah saat antri di depan wahan pentas Lumba-lumba. Fatimah mengaku sengaja berlibur ke Pantai Cahaya dan melihat pentas Lumba-lumba bersama keluarga untuk refreshing setelah setiap harinya dituntut kerjaan kantor.

“Mumpung tahun baru ya liburan di sini,” ucapnya. (Hans)