Humas RSUD dan dokter yang menangani korban, saat memberikan keterangan pers

Sadis, Seorang Wanita Di Tusuk Dan Dirampok Pacarnya Yang Dikenal Melalui Medsos

Seorang wanita berinisial FRA (20) ditemukan warga Dusun Sepetek, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo dalam kondisi terluka parah pada bagian leher, Senin (24/5/2021).

FRA Diduga menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh “pacarnya” sendiri.

Menurut keterangan Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomico. Kejadiannya diperkirakan terjadi dini hari pukul 02:00 WIB. Korban saat itu pergi dengan pacar yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Korban dan pelaku janji bertemu di SPBU Mangkang, Semarang. Setelah itu, korban diajak kencan oleh pelaku di daerah Kecamatan Limbangan.

Usai berkencan, korban mengajak pulang karena kondisinya sudah larut malam.

Keduanya kemudian mengendarai sepeda motor dengan cara berboncengan menuju arah Kaliwungu melalui Jalan Raya Kaliwungu-Boja.

“Sesampainya di depan Masjid Kertosari, pelaku menghentikan kendaraannya,” terang Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomico.

Dijelaskan, pelaku kemudian meminta korban untuk mengamankan seluruh barang berharga, seperti HP dan perhiasan berupa kalung, gelang dan cincin emas.

“Alasan pelaku, lantaran kondisi Jalan Kaliwungu-Boja relatif sepi dan melewati hutan. Sehingga rawan terjadi pembegalan,” imbuh AKP Tri Agung.

Korban yang tidak mengetahui niat jahat pelaku, mengiyakannya permintaan itu.

“Akhirnya korban memasukkan seluruh barang berharganya ke dalam jok sepeda motor. Seperti perhiasan dan handphone,” ujarnya.

Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan. Sesampainya di jalan tengah hutan, pelaku menghentikan kendaraannya.

“Pelaku berpura-pura ingin buang air kecil, sementara korban masih duduk di atas motor,” kata Kasatreskrim Polres Kendal.

Tapi tiba-tiba dari belakang, pelaku menikam korban dan langsung melukai leher korban. Korban dan pelaku saat itu sama-sama terjatuh ke lereng. Korban akhirnya berpura-pura mati.

“Pelaku langsung meninggalkan korban dan membawa kabur sepeda motor, HP, dan perhiasan milik korban,” jelas AKP Tri Agung.

Mengetahui pelaku sudah pergi, korban kemudian merangkak naik ke atas jalan. Korban meminta tolong pada pengendara yang melintas.

Tapi tidak ada warga yang mau menolongnya lantaran takut. Akhirnya warga yang mengetahui hal itu beramai-ramai mendatangi korban.

Setelah memastikan korban adalah korban kejahatan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soewondo untuk mendapatkan pertolongan. Polisi saat ini masih memburu pelaku yang identitasnya sudah didapat.

Sementara itu Humas RSUD, Wibowo membenarkan pihaknya sedang merawat korban kasus perampokan tersebut. Menurutnya kondisi korban saat ini sudah dalam kondisi stabil.

“Alhamdulillah korban sudah stabil. Dan dari keluarga akan melakukan rujukan ke rumah sakit Nasional Diponegoro di daerah Tembalang setelah proses transfusi darah,” tukasnya.(Hans)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *