PTM Diberlakukan, Polres Kendal Inisiasi Posko Sekolah Sehat

BOSTHOMSON, KENDAL – Meskipun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah di Kabupaten Kendal telah mulai diberlakukan. Namun harus tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk mengantisipasi adanya klaster baru Covid-19 usai diberlakukannya PTM di 60 sekolah di Kabupaten Kendal, atas inisiasi Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto didirikan Posko Sekolah Sehat yang nantinya akan dijadikan role model untuk seluruh sekolah di Kabupaten Kendal.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama Forkopimda saat meninjau posko sekolah sehat di SMP Negeri 1 Kendal, Kamis (2/9/2021) mengatakan,
pelaksanaan PTM di Kendal sudah dilaksanakan sejak seminggu yang lalu dan pertama dilaksanakan di Jawa Tengah.

“Sampai hari ini pelaksanaan PTM berjalan dengan lancar, harapanya nanti semuanya bisa tatap muka tapi kita harus bisa mengontrol bahwa protokol kesehatannya berjalan dengan baik. Alhamdulillah inisiasi dari Polres Kendal didirikan posko sekolah sehat,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan adanya posko sekolah sehat bisa menjadi role model bagi sekolah lainnya di Kabupaten Kendal terutama sekolah yang melakukan PTM.

“Posko sekolah sehat ini akan dievaluasi, kita lihat nanti, ini akan menjadi role model untuk diterapkan di sekolah lain yang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menjelaskan adanya posko sekolah sehat, nantinya akan menjadi ujung tombak pengendalian Covid-19 di lingkungan sekolah melalui pemeriksaan ketat dan pengawasan bersama penyelenggara pendidikan dan siswa.

“Posko sekolah sehat ini merupakan inisiasi untuk mengendalikan penyeberan Covid-19 di lingkungan sekolah.Uji coba posko sekolah sehat ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kendal dengan melibatkan siswa dan guru,” jelas Kapolres.

Menurut Kapolres posko sekolah sehat digelar setelah 33 SMP di Kabupaten melakukan kegiatan PTM. Protokol kesehatan perlu dibenahi mulai dari sarana dan prasarana, tidak terkecuali personel yang ada.

”Posko sekolah sehat ini mengoptimalkan potensi yang ada seperti polisi keamanan sekolah guru dan karyawan, nantinya potensi yang ada ini akan melakukan pengecekan, mulai dari pintu masuk hingga proses belajar mengajar di dalam kelas,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kendal, Teguh Isworo mengatakan saat ini baru separuh dari total siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Pada pembelajaran tatap muka ini, siswa kami yang masuk berjumlah 380 orang. Dari keseluruhan siswa, sebagian besar belum mengikuti vaksinasi. Kami menunggu program tersebut,” ungkapnya.

Di posko sekolah sehat selain penerapan protokol kesehatan di kelas dan lingkungan sekolah, juga dilaksanakan vaksinasi kepada siswa yang belum mendapatkan jatah vaksin karena kesulitan mendapatkan vaksin secara online.(Win)