Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki didampingi Kepala Dinkes Kendal Ferinando RAD Bonay melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi, Kamis (3/6/2021)

Petugas Lapas Lakukan Vaksinasi Guna Cegah Penyebaran Covid Di Lapas

BOSTHOMSON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal melakukan vaksinasi kepada para petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kabupaten Kendal, Kamis (3/6/2021), di lapangan Tenis Pemkab.

Hal itu karena sebelumnya muncul klaster Covid -19 di Lapas Kelas IIA/Kendal dan Lapas Terbuka Kelas IIB/Kendal.

“Vaksinasi juga diikuti oleh para petugas dari Dinas Perhubungan Kendal yang bertugas di terminal-terminal dan ASN penyintas Covid-19 dan sudah tiga bulan sembuh,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal Ferinando RAD Bonay, saat mendampingi Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Ferinando mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, hingga kemarin ada sebanyak 222 orang yang terpapar Covid-19 di Lapas Kelas II/A Kendal. Sedangkan untuk yang positif Covid-19 di Lapas Terbuka Kelas IIB/Kendal sebanyak 13 orang. Untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona di lingkungan kedua Lapas tersebut, pihaknya sudah meminta kepada Lapas supaya memisahkan tahanan  yang terpapar Covid-19 dari tahanan yang belum atau negatif di sel yang berbeda. Selain itu juga melakukan vaksinasi kepada para petugas lapas.

“Ada 52 petugas Lapas yang di vaksin, diantaranya merupakan petugas Lapas Terbuka yang sebelumnya belum mengikuti vaksin. Petugas Dishub sebanyak 64 orang. Lainya dari ASN penyintas Covid-19. Total yang divaksin 150 orang,” ungkapnya.

Ferinando menyatakan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tinggi di Kabupaten Kendal selama bulan Mei 2021. Pada periode sebelum Lebaran, mulai tanggal 1 sampai 12 Mei 2021 jumlah penambahan kasus positif sebanyak 103 orang. Sedangkan periode setelah Lebaran, mulai tanggal 13 sampai 24 Mei 2021 ada penambahan kasus sejumlah 301 orang.

Dengan demikian, perbandingan 2 minggu sebelum Lebaran dan 2 minggu setelah Lebaran ada peningkatan kasus hampir 200%.

“Setelah Lebaran ada klaster baru, di antaranya klaster Lapas dan klaster Mushola,” jelasnya.

Langkah yang diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19 akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan 5M. Selain itu juga melaksanakan sosialisasi dengan aksi bagi-bagi masker ke masyarakat yang akan dilaksanakan di pasar-pasar tradisional.

“Langkah yang kita lakukan melakukan razia prokes dan bagi-bagi maskerkepada masyarakat,” terangnya.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, dengan adanya peningkatan Covid-19 di Kabupaten Kendal, khususnya di Lapas ini cukup memprihatinkan. Sebagai bentuk langkah pemkab untuk antisipasi penyebaran virus corona yang lebih masif yaitu diantaranya dengan melakukan vaksinasi kepada petugas Lapas dan petugas dari institusi lainnya.

“Vaksinasi ini terus akan terus kita lakukan sampai dengan apa yang menjadi target jatah dari Kabupaten Kendal. Hari ini yang vaksin dari Dishub, PNS yang selalu mendukung kita dan dari Lapas. Antisipasi di lapas, napi yang terpapar dipisahkan di blok sendiri. Sedangkan tamu-tamu yang berkunjung ke lapas juga dipantau dan dipastikan tidak membawa virus corona,” katanya. (Zf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *