Peringatan HSN 2021, Bupati Kendal minta santri tetap terapkan 5 M Dan 1 D

BOSTHOMSON, KENDAL – Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di Kabupaten Kendal di selenggarakan di Pondok Pesantren Sabilurrasyad Desa Bojonggede, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jumat (22/10/2021).

Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang menjadi pemimpin upacara, saat membacakan sambutan
Peringatan HSN 2021 dengan tema Santri Siaga Jiwa Raga mengatakan tema tersebut sangat penting di era pandemi Covid-19.

“Kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5 M dan 1 D yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan doa. Hal ini juga perlu diperhatikan masyarakat terutama dalam rangka bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19,” kata Dico dalam sambutannya.

Dico juga memberikan apresiasi kepada pondok pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi Covid-19.

“Ini menjadi bukti nyata pesantren memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi Covid-19 ditengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki,” ungkapnya.

Dico berpesan para santri diharapkan bisa meningkatkan kapasitasnya karena santri merupakan garda terdepan dalam kemajuan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI.

“Kedepan kami akan memastikan mereka akan dilibatkan dalam pengembangan sumberdaya manusia maupun pembangunan di Kabupaten Kendal. Karena Kendal di kenal sebagai Kota Santri maka kami akan selalu bersinergi dengan para santri,” ujar Dico.

Salah seorang santriwati Ponpes Sabilurrasyad, Nadiatul Zulfa (18) mengatakan, momentum Hari Santri diharapkan meningkatkan nasionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Selain itu, pemerintah diharap juga memberikan akses para santri agar bisa lebih melek teknologi. Mengingat teknologi terus berkembang, sehingga para santri bisa mencari aplikasi maupun informasi melalui internet sesuai dengan kebutuhannya.

“Dengan meleknya para santri terhadap teknologi, menjadikan para santri tidak terbelakang atau gaptek. Semoga ini bisa menjawab tantangan zaman, di mana para santri sudah siap dengan perubahan yang sedang menantinya,” ungkap Zulfa.(Win)