Pasar Darurat Weleri I Roboh, Ini Kata Bupati

BOSTHOMSON, KENDAL – Pasar Darurat Weleri I yang dibangun di Terminal Bahurekso Desa Jenarsari Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal roboh karena hujan deras disertai angin yang terjadi pada Selasa (14/9/2021).

Ada sebanyak 17 bangunan los roboh dalam insiden tersebut. 17 los tersebut rencananya akan ditempati 136 pedagang pada awal Oktober 2021 mendatang.

Menurut saksi mata, Ngasiah menuturkan kejadian ambruknya bangunan pasar darurat terjadi saat hujan deras sekitar pukul 13.00 WIB.

“Padahal anginnya tidak terlalu kencang. Tapi entah kenapa, tiba-tiba pasar ambruk. Awalnya hanya sebelah utara, beberapa detik kemudian bagian selatan seluhnya ambruk,” katanya.

Kejadian ambruknya pasar darurat tersebut langsung ditanggapi oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto. Bupati menjelaskan Pasar Weleri Sementara dalam pemeliharaan bangunan semi permanen oleh pihak ketiga atau kontraktor.

“Pengerjaan Pembangunan Pasar Darurat Weleri 1 dilakukan oleh pihak ketiga, yakni PT. Aldila. Semua bangunan semi permanen tersebut masih dalam tahap pengembangan dan pemeliharaan oleh pihak ketiga selama 90 hari kerja kedepan, dan dilanjutkan 180 hari kerja,” ungkap Bupati.

Bupati menuturkan karena belum ada serah terima bangunan, jadi hal ini belum menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kendal.

“Kami akan evaluasi ulang secara berkala, namun akan saya pastikan lagi
dari pihak ketiga untuk bertanggungjawab atas hal ini dan relokasi pedagang Pasar Weleri tetap sesuai jadwal,” tutur Dico.(Win).