Operasi Zebra Candi 2021, Satlantas Polres Kendal Beri Hukuman Unik Bagi Pelanggar

BOSTHOMSON, KENDAL – Satlantas Polres Kendal mempunyai cara unik dalam memberikan edukasi kepada warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan berlalu lintas.

Seperti yang terlihat pada Operasi Zebra Candi 2021, yang digelar oleh jajaran Satlantas Polres Kendal di perempatan Masjid Agung Kendal , Selasa (23/11/2021).

Petugas Satlantas Polres Kendal, meminta pelanggar menggunakan pakaian badut polisi dan menegur pelanggar lainnya untuk taat prokes serta keselamatan berlalu lintas.

Pada kegiatan Operasi Zebra Candi 2021 tersebut petugas juga membawa poster bertuliskan himbauan tertib lalu lintas dan protokol kesehatan, sambil berdiri di pinggir jalan sembari petugas yang lain membagikan stiker dan bunga kepada pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Ilham Safriantoro Sakti menjelaskan, Operasi Zebra Candi 2021 kali ini lebih unik dan inovasi.

“Sasarannya adalah pendisiplinan protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas. Kita memberikan sanksi yang unik bagi pelanggar menggunakan pakaian badut dan menertibkan pelanggar lainnya,” jelasnya.

Kasat Lantas berharap, dengan cara ini masyarakat lebih peduli dan berani mengingatkan kepada pelanggar prokes dan tidak tertib lalu lintas agar tidak melanggar.

Tidak hanya itu, Satlantas Polres Kendal juga menampilkan karakter dalam film Squid Game dengan harapan warga masyarakat lebih mudah mencerna pesan-pesan tertib lalu lintas dan prokes.

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Ilham Safriantoro Sakti bersama pelanggar prokes dengan mengenakan baju badut polisi untuk ajak menindak pelanggar lainnya
Kasat Lantas Polres Kendal AKP Ilham Safriantoro Sakti bersama pelanggar prokes dengan mengenakan baju badut polisi untuk ajak menindak pelanggar lainnya

Sementara Warsito pengendara yang tidak memakai masker mengaku kaget saat dihentikan petugas dan diberi sanksi memakai kostum badut.

“Saya kaget tadi dihentikan petugas Satlantas Polres Kendal karena lupa tidak pakai masker. Kirain disuruh bersihkan sampah, tapi malah disuruh pakai pakaian badut polisi dan ikut menegur pelanggar lain,” katanya.

Sementara petugas lainnya menghentikan pengguna jalan yang tidak patuh prokes dan melanggar lalu lintas. Pelanggar dihentikan dan diberi peringatan, untuk tidak mengulangi kesalahan.

Tidak ada denda atau tilang bagi pelanggar lalu lintas dan prokes ini. Petugas meminta pelanggar mengenakan pakaian badut polisi dan ikut memberikan imbauan kepada pengguna jalan.(Win).