Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo didampingi Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki serta Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto mengikuti rapat lintas sektoral kesiapan operasi ketupat candi 2021 secara virtual dari aula Mapolres Kendal, Kamis (29/4/2021).

Operasi Ketupat Candi 2021 Akan Dimulai 6 Mei Mendatang

BOSTHOMSON – Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo didampingi Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki serta Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto mengikuti rapat lintas sektoral kesiapan operasi ketupat candi 2021 secara virtual dari aula Mapolres Kendal, Kamis (29/4/2021).

Rakor lintas sektoral tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Muhammad Luthfi yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto.

Dalam pidatonya Kapolda Jateng Irjen Pol Muhammad Luthfi mengatakan Operasi Ketupat Candi dimulai tanggal 6 Mei 2021 guna mencegah terjadinya arus mudik Idul Fitri.

“Bagi pemudik yang masuk perbatasan Jawa Tengah, saya instruksikan untuk putar arah. Pemberlakuannya nanti pada tanggal 6 Mei,” ungkap Kapolda Jateng.

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo usai acara mengatakan, Kepolisian dalam melaksanakan pengamanan Idulfitri 1442 H dan mengawal larangan mudik 2021, adalah bentuk pengabdian dari Kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, meski operasi baru dilaksanakan 6 Mei mendatang, namun pihaknya sudah melaksanakan kegiatan tersebut mulai tanggal 24 April serta telah membangun 9 posko .

“Ini adalah bentuk pengabdian kita, pelayanan kita kepada masyarakat. Untuk itu kita bersama pemkab sudah membangun sembilan posko. Diantaranya satu posko pelayanan di Alun-alun, tiga posko di exit tol. Kemudian dua posko di toll KM 391 A dan di KM 389 B. Selain itu kita juga buar tiga posko pemantauan diantaranya di Boja, Sukorejo dan di Cepiring,” ungkap AKBP Raphael Sandy.

Kapolres juga menambahkan  sudah ada 286 posko pengawasan yang tersebar hingga tingkat desa dan RT/RW, terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kabupaten Kendal.

“Untuk PPKM Mikro tingkat desa, nantinya para Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga akan melakukan pengecekan kepada masyarakat yang mudik, itu gunanya untuk menekan adanya Covid-19 khususnya wilayah Kendal” kata Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, H Windu Suko Basuki mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan memiliki kesadaran yang tinggi dalam mematuhi anjuran pemerintah dalam larangan mudik tahun ini.(Win)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *