Nekat Pekerjakan Anak Dibawah Umur, Pengelola Karaoke Alaska Di Amankan Petugas

BOSTHOMSON, KENDAL –  Polres Kendal mengamankan seorang tersangka yang diduga telah melakukan eksploitasi anak dibawah umur yang dipekerjakan sebagai pemandu Karaoke dan PSK di tempat karaoke Alas Karet Kecamatan Patean Kabupaten Kendal.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Kendal melalui Kasat Reskrim Polres Kendal, Daniel A. Tambunan saat konfrensi pers di Mapolres Kendal, Senin (11/10/2021).

Daniel A. Tambunan mengatakan penangkapan tersangka dilakukan atas informasi dari Masyarakat terkait pekerja karaoke maupun PSK dibawah umur.

“Kami kemarin mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya di lokasisasi Alaska Patean ada pemandu karaoke anak-anak yang usianya dibawah 18 tahun, setelah kita kembangkan ternyata memang betul dan kami temukan ada empat orang anak dilokasi,” katanya.

Kasat Reskrim menjelaskan pihaknya mendapati empat orang anak yang diperjakan dengan inisial RDM  umur 16 tahun, RT 17 tahun, PS 15 tahun dan AU umur 16 tahun sebagian besar adalah penduduk Wonosobo sedang melakukan pekerjaanya,” jelas  Kasat Reskrim Polres Kendal.

Kasat Reskrim mengungkapkan selanjutnya petugas Reskrim Polres Kendal mengamankan pengelola karaoke yang bernama Minah (29) pengelola Karaoke Rinjani beserta barang bukti.

” Dari lokasi diamankan MN alaias YL yang merupakan pengelola tempat karaoke tersebut. Pada saat kami melakukan penangkapan dilokasi didapatkan anak- anak tersebut sedang melayani tamu yang sedang karaoke. Dari dalam room tersebut kami amankan 1 botol minuman anggur merah dan 4 buah gelas serta uang yang diduga merupakan hasil keuntungan dari eksploitasi anak tersebut dengan jumlah Rp 350 Ribu Rupiah,” ungkap Daniel.

Menurut Daniel dari keterangan saksi , sebagai Pemandu Karaoke mereka harus setor kepada pengelola sebesar Rp 50 Ribu per jam.

“Setiap melakukan aktivitas mereka selalu ditarik sebesar lima pulu ribu rupiah setiap anaknya,” imbuhnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 76 I Jo Pasal 88 Undang  Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Atas Undang  Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak dengan hukuman penjara selama  lamanya 10 (sepuluh) tahun penjara.(AK)