MPKU Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Di RSI Kendal Hingga 17 November Mendatang

BOSTHOMSON, KENDAL – Majelis Pembina  Kesehatan Umum  (MPKU) PP Muhammadiyah untuk Distrik Kabupaten Kendal bekerjasama dengan USAID Amerika Serikat dan Kementrian Kesehatan RI, menggelar vaksinasi tahan pertama yang ditujukan kepada masyarakat umum, lansia maupun difable di Aula Rumah Sakit Islam Kendal, Jumat (12/11/2021).

Distrik Manager MPKU Muhammadiyah Kabupaten Kendal, Manarul Ulfa mengatakan, program vaksinasi massal ini bekerjasama dengan USAID Amerika Serikat dan Kementrian Kesehatan RI, yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Kendal.

“Kami sediakan sebanyak 3.000 dosis vaksinasi tahap pertama yang pelaksanaannya kami lakukan dari tanggal 12 hingga 17 November 2021 dan kita bagi menjadi sembilan pos vaksinasi yang terdiri dari pos vaksinasi siang hari dan malam hari,” ujar Manarul Ulfa.

Ulfa menjelaskan vaksinasi malah hari menyasar kepada masyarakat pekerja yang tidak bisa melakukan vaksinasi pada pagi hari atau siang hari. Sementara vaksinasi siang hari diprioritaskan pada kelompok lansia dan difabel.

“Bagi lansia dan difabel yang kesulitan untuk mencapai posko vaksinasi ini kami juga akan menyediakan armada antar jemput yang bekerja sama dengan Lazismu Kendal.,” jelasnya.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat meninjau kegiatan tersebut mengatakan, adanya program vaksinasi dari MPKU Muhammadiyah ini tentunya sangat membantu percepatan vaksinasi
Kabupaten Kendal terutama vaksinasi kepada lansia yang saat ini belum mencapai target.

“Terima kasih kepada MPKU yang sudah menggelar vakainasi ini. Kami juga berharap dukungan dari masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, sehingga pandemi ini dapat segera berakhir,” kata Wabup.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Ihsan Intizam mengatakan, bahwa Muhammadiyah sangat mendukung pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19. Hal ini lantaran secara ilmiah vaksin sudah membuktikan bisa mencegah Covid-19.

“Secara agama, kita harus berikhtiar ilmiah dan vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu ikhtiar untuk mencegah penularan virus Corona,” katanya.(Win).