Wakapolres Kendal Kompol Donny Eko Listianto, menghadirkan tersangka BP dalam jumpa pers di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021).

Mengaku Anggota Polisi, Seorang Pria Berhasil Perdayai Dua Orang Wanita

Seorang warga Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang  berinisial BP (38) mengaku sebagai anggota kepolisian guna melakukan penipuan.

Kasus penipuan yang merugikan nama baik kepolisian terjadi di Kabupaten Kendal tersebut sudah dua kali terjadi. Dengan korban adalah DF (21), warga Desa Karangtengah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dan RZ (46), warga Desa Karangtengah RT 02 RW 01, Kecamatan Kaliwungu.

Hal itu disampaikan Wakapolres Kendal Kompol Donny Eko Listianto, dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021).

Wakapolres Doni mengatakan modus penipuan secara berkelanjutan tersebut dilakukan dengan cara membujuk rayu, tipu muslihat dan berkata bohong kepada. Bahkan kedua korban dijanjikan akan dinikahi oleh tersangka.

“Tersangka melakukan modusnya dengan menjanjikan akan menikahi korban, namun tersangka ini meminta korban menyerahkan sejumlah uang dan perhiasan dengan total nominal Rp 19 juta, yang dibawa kabur tersangka,” jelas Wakapolres Kendal.

Ditambahkan oleh Kompol Donny, dalam melancarkan aksinya, tersangka mengaku sebagai anggota kepolisian yang bertugas di Polda Jawa Tengah dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian dengan status duda.

“Hal tersebut dikatakan oleh tersangka hanya semata-mata untuk memperdayai kedua korban. Sehingga bersedia menyerahkan uang dan perhiasan emas kepada tersangka,” imbuh Kompol Donny.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan oleh Polres Kendal pada tanggal 26 April 2021 untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang disita dari tersangka adalah satu unit mobil Honda Type Mobilio 2018 dengan Plat yang terpasang H-8740-GG.

“Atas kejadian tersebut tersangka dapat disangkakan melanggar Pasal 378 KUH Pidana Jo 64 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya empat tahun penjara,” tandas Wakapolres Kendal.

Sementara tersangka BP mengaku, mendapatkan pakaian dinas lengkap dengan atribut kepangkatan setingkat perwira dengan membelinya di daerah Yogyakarta. Namun dari pengakuannya, belum pernah memakai seragam tersebut.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *