Lapas Kelas IA Semarang Bersama BNNP Jateng Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Oleh Napi

BOSTHOMSON, SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil bekerjasama dengan menggagalkan Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang dan Lapas Kelas II Tegal, berhasi mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu antar narapidana ke dalam Lapas Kedungpane Semarang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Purwo Cahyoko pada jumpa pers di kantor BNNP Jateng, Jumat (3/9/2021).

Purwo menjelaskan sebelumnya bidang Pemberantasan BNNP Jateng menerima informasi akan ada upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke Lapas Kelas I A Kedungpane Semarang dengan modus memanfaatkan waktu penitipan barang selama PPKM Level 3.

“Setelah adanya informasi tersebut kemudian kami bentuk tim untuk melakukan penyelidikan mendalam,” ujarnya.

Lebih lanjut Purwo mengatakan, pada pukul 09.50 WIB, tim lapangan melihat seorang yang mencurigakan, karena setelah menyerahkan barang titipan berupa nasi bungkus ke loket penitipan barang untuk tahanan di halaman Lapas Kedungpane. Pria yang diketahui bernama Adi tersebut bergegas menuju kamar mandi yang terletak di bagian luar LP Kedungpane.

“Saat dia keluar kamar mandi petugas menangkap dan melakukan penggeledahan. Setelah digeledah di kamar mandi, ditemukan 4 bungkus rokok berisi sabu dengan berat total 100 gram,” jelas Purwo.

Dalam proses interogasi diketahui, sabu tersebut diketahui akan diambil oleh seorang napi yang menjadi Tamping (Tahanan Pendamping) bernama Adi Cahyo Setyawan, yang kemudian diamankan oleh Tim BNNP Jateng.

“Setelah kami periksa, diketahui bahwa sabu akan dimasukkan ke dalam LP Kedungpane dan akan diterima oleh Tahanan bernama Budi Raharjo alias Ceming. Tim kemudian berkoordinasi dengan Kalapas Kelas IA Kedungpane untuk mengamankan Ceming beserta HP-nya,” imbuhnya.

Dari penelusuran diketahui sabu dikirim oleh narapidana di Lapas Kelas II Kota Tegal.

“Sabu itu dikirim oleh napi Finsa Taradipa alias Pincuk lewat Adi Suryono,” ujar Purwo.

Tim kemudian berkoordinasi dengan Kalapas Tegal agar mengamankan Pincuk beserta HP-nya.

Selanjutnya tim melakukan penggeledahan di rumah Adi Suryono dan ditemukan 1 bungkus sabu seberat 5 gram beserta timbangan.

“Pengungkapan kasus ini merupakan operasi bersama antara BNN Provinsi Jawa Tengah, Lapas Kelas I Kedungpane Semarang dan Lapas Kelas II Tegal, dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” tandas Purwo.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Semarang Supriyanto mengatakan, Ceming masih berstatus sebagai tahanan karena perkaranya masih belum inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

“Ceming saat ini berstatus tahanan Polrestabes Semarang yang kasusnya masih dalam tahap penyidikan. Kemungkinan ada tiga perkara yang menjeratnya, termasuk yang diungkap ini,” tukas Kalapas. (Hans).