Kondisi Level 2, Beberapa Fasilitas Olahraga Milik Pemkab Dibuka

BOSTHOMSON KENDAL – Beberapa sara olahraga milik Pemerintah Kabupaten Kendal mulai dioperasikan kembali, seiring semakin berkurangnya kasus Covid-19 hingga masuk kategori PPKM Level 2.

Sarana prasarana yang sudah beroperasi di antaranya Stadion Utama, Stadion Madya, GOR Bahurekso dan lapangan tenis.

Ketua KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi menyambut positif dibukanya beberapa sarana olahraga di Kabupaten Kendal.

“Keberadaan fasilitas umum berupa sarana olah raga ini dapat memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat. Selain itu juga dapat membantu meningkatkan prestasi atlet daerah,” ujarnya, Senin (20/9/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga, Ali Supriyanto menjelaskan, meski sudah dibuka, namun sarpras masih terbatas hanya untuk kegiatan olahraga.

Terutama bagi cabang olahraga yang sedang mempersiapkan untuk Popda dan Porprov Jateng.

“Sudah dibuka sejak pekan lalu, tapi khusus untuk latihan olahraga, terutama cabang olahraga yang persiapan Popda dan Porprov. Kalau untuk pedagang yang tiap Minggu pagi belum diperbolehkan,” katanya.

Seperti diketahui, sebelum masa pandemi, kawasan Stadion Utama dimanfaatkan untuk wisata Minggu pagi, sehingga setiap Minggu pagi dipenuhi para pedagang kaki lima dan pedagang keliling.

Sementara, lanjut Ali, untuk kawasan jogging track Stadion Utama belum semuanya bisa digunakan, karena masih digunakan untuk sentra vaksinasi.

“Lintasan atletik Stadion Utama pun hanya digunakan untuk tempat latihan beberapa cabang olahraga, dalam rangka persiapan Porprov;” ungkap Ali.

Dipaparkan, untuk Stadion Madya hanya untuk latihan sepakbola, GOR Bahurekso sementara digunakan untuk training centre bola voli indoor dan member bulutangkis.

“Sedangkan tenis lapangan di Gembyang untuk latihan bagi member olahraga tenis lapangan,” papar Ali.

Dibukanya sarana olahraga milik Pemkab Kendal juga disambut baik oleh Pelatih cabang olahraga panjat tebing, Aidin. Dirinya mengaku senang dengan dibukanya kembali Stadion Utama.

“Kini para atlet kami bisa mulai berlatih kembali di wall climbing yang berada di kawasan Stadion Utama,” ujarnya.

Aidin mengungkapkan, selama Stadion Utama ditutup, para atletnya yang sedang mempersiapkan untuk event Pra Porprov, tetap berlatih di tempat lain.

“Jadwal latihan waktunya seperti biasa, meski tempat latihan di Stadion Utama ditutup. Kami bisa di rumah atau bisa pinjam wall climbing yang ada di sekolah,” pungkasnya (Hans).