Kodim 0715/Kendal Salurkan Bantuan Kepada 5.500 Pedagang Kaki Lima Dan Warung

BOSTHOMSON, KENDAL – Kodim 0715/Kendal menyalurkan Bantuan Tunai dari Pemerintah Pusat bagi pedagang kaki lima dan warung yang disalurkan melalui TNI dalam rangkan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Aula Makodim Kendal, Selasa (12/10/2021).

Hadir pada acara penyaluran bantuan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto, dan Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto.

Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto dalam sambutannya mengatakan Bantuan Uang Tunai senilai Rp 1.2 Juta diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui TNI untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Jumlahnya yang kita salurkan ada 5.500 bantuan untuk para pelaku usaha. Ini adalah bantuan pemerintah untuk mengembalikan perekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. TNI dan POLRI tugasnya ikut membantu menyalurkan agar bisa tepat sasaran terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dandim.

Dandim juga menghimbau masyarakat untuk ikut mensukseskan program-program pemerintah dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19, seperti selalu mematuhi protokol kesehatan maupun mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Dandim Kendal saat menyerahkan bantuan secara simbolis
Dandim bersama Bupati dan Kapolres Kendal saat menyerahkan bantuan secara simbolis

Bupati Kendal Dico M Ganinduto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan bantuan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Kendal melalui TNI/POLRI dan juga Bank BRI.

“Kita sempat di level 4 dan berdampak terhadap para pelaku UMKM. Harapannya dengan bantuan ini bisa bermanfaat karena mereka bisa menopang perekonomian di Kabupaten Kendal. Pemerintah Kabupaten Kendal juga akan terus memperhatikan pelaku UMKM ini agar lebih baik lagi,” ungkap Bupati.

Selain itu Bupati juga menjelaskan Pemkab Kendal telah menyiapkan beberapa program untuk memulihkan ekonomi di masa pandemi Covid-19, salah satu programnya adalah dengan memberikan bunga nol persen kepada para pelaku UMKM yang mempunyai pinjaman dibawah Rp 25 juta.

“Kita lagi mendata dulu berapa pelaku UMKM yang meminjam di Bank atau BPR. Harapannya kedepan kita akan memberikan stimulus untuk.membayar bunganya,” pungkasnya.

Sementara ini salah seorang pedagang kaki lima, Deni Kristianto warga Desa Sambungsari Kecamatan Weleri mengaku berterima kasih telah diberikan bantuan tunai yang bermanfaat untuk menambah modal usahanya.

“Alhamdulillah saya mendapat bantuan Rp 1.2 juta. Bantuan ini akan saya gunakan untuk tambahan jualan. Terima kasih kepada pemerintah,” ujar Deni.(Win).