Mbah Harni meminta bantuan pengacara Heridarman dari Low Office Heridarman and partner

Kisah Pilu Mbah Harni Mengalah Tinggal Di Pekarangan Tetangga Karena Tanah Diserobot Orang

BOSTHOMSON –  Seorang Warga Desa Tawang Tengah Rt.003 Rw.006 Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari Mbah Harni (75) terpaksa hidup sebatangkara diusia senja, dan harus tinggal di rumah yang tidak layak huni diatas pekarangan milik tetangganya, sementara tanah miliknya diserobot orang.

Mbah Harni mempunyai tanah yang cukup luas peninggalan orang tuanya yang berada di Tawang Tengah Rt.003 Rw.006 Desa Gempolsewu, Kecanatan Rowosari. Namun tanah tersebut belum pernah ditempati Mbah Harni sejak diberikan oleh orang tuanya tahun 1985, rarena saat itu atas kebaikan dari orang tuanya tanah tersebut dipinjamkan kepada pamannya.

“Seingat saya saat itu Amin paman saya meminta Ibu saya Mistiah meminjam tanah untuk dibangun rumah dan ditempati karena tidak mampu, dan orang tua saya mempersilahkan,” ujar Mbah Harni Minggu (30/5/2021).

Orang tua Mbah Harni mempunyai tanah yang cukup luas dan sudah dibagikan ke tiga anaknya. Bagian Mbah Harni adalah tanah yang ditempati pamannya tersebut. Saat akan diminta karena kedua saudara Mbah Harni sudah menempati bagian warisan dari orang tuanya.

“Istri dan anak Amin yang sudah meninggal menganggap bahwa tanah tersebut adalah milik mereka.Karena saat meminta selalu ada perdebatan, saya akhirnya mengalah tinggal di rumah tidak layak huni,”jelas Mbah Harni.

Saat ini rumah dan tanah peninggalan orangtua Mbah Harni ditempati Muhammad Yatin dan keluarganya.

Mbah Harni terus menerus berjuang untuk mendapatkan tanahnya kembali namun selalu kandas padahal bukti kepemilikan berupa sertifikat dipegang oleh Mbah Harni.

“Saya orang bodoh dan tidak mampu saat ini numpang di tanah pekarangan orang, saya ingin mengambil kembali tanah yang diberikan orangtua tapi selalu gagal, bahkan diancam saat kesana,’lanjutnya.

Kegagalan demi kegagalan tersebut membuat Mbah Harni meminta bantuan pengacara Heridarman dari Low Office Heridarman and partner.

Gayung bersambut pengacara Heridarman bersedia membantu Mbah Harni yang kondisinya juga tidak mampu dari sisi keuangan tersebut.

Kanjeng Heri begitu biasanya disapa langsung mendatangi rumah tinggal Mbah Harni dan meminta keterangan serta bukti kepemilikan tanah yang saat ini diserobot orang tersebut.

“Kami akan membantu Mbah Harni untuk mendapatkan haknya kembali, kasihan dia hidup sendiri tanpa anak tanpa suami, harus tinggal di rumah sempit dan tidak kayak sementara miliknya ditempati orang kain,”ujar Heri. (Win)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *