Kejar Percepatan Vaksinasi, Camat Weleri Gandeng Relawan Dari Organisasi Masyarakat Dan Keagamaan

 

BOSTHOMSON, KENDAL – Pemerintah Kecamatan Weleri terus menggencarkan vaksinsi di seluruh desa di Kecamatan Weleri dengan menggandeng berbagai unsur elemen masyarakat guna membantu pelaksanaan vaksinasi.

Hal ini dikatakan oleh Camat Weleri, Marwoto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Sidomukti Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal, Rabu (22/9/2021).

Marwoto menuturkan Kecamatan Weleri setiap hari melakukan vaksinasi di dua tempat yang dibantu oleh petugas Puskesmas Weleri I dan Puskesmas Weleri II.

“Setiap hari kita melaksanakan vaksinasi dibantu 2 puskesmas Weleri I dan II masing-masing kita targetkan 800 kuota perhari,” tutur Camat Weleri.

Dengan target vaksinasi yang semakin tinggi dan stok vaksin yang sudah banyak pihaknya menggandeng relawan dari organisasi masyarakat yang ada di Kecamatan Weleri.

“Relawan vaksin terdiri dari organisasi pemuda maupun organisasi keagamaan dan masyarakat umum yang dibagi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun pada saat pelaksanaan termasuk membantu di administrasi IT nya,” jelas Marwoto.

Marwoto berharap adanya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Weleri bisa membantu Pemerintah Kabupaten Kendal dalam memenuhi kuota 70% target vaksinasi yang ditetapkan Pemerintah Pusat

“Harapannya semua masyarakat setiap ada informasi dari Kepala Desa untuk ikut vaksinasi agar kita semua mempunyai kekebalan tubuh sehingga bisa memutus penyebaran Virus Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Sidomukti, Pujiono mengatakan antusias masyarakat Desa Sidomukti yang mengikuti pelaksanaan vaksinasi hari ini sangat tinggi. Pendaftar sudah mencapai 900 orang dari jumlah kuota 800 vaksin yang disediakan oleh Puskesmas Weleri I.

“Warga kami sangat antusias sekali untuk ikut vaksinasi, sehingga kami juga harus benar – benar mengatur bagaimana agar warga tidak berkerumun saat menunggu antrean vaksin. Selain itu warga juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat agar pelaksanaan vaksinasi ini aman dan tidak menimbulkan klaster baru Covid-19,” ujarnya.(Win).