Kasus Pengeroyokan Di SPBU Weleri Yang Sempat Viral, Dua Pemuda Ditangkap

BOSTHOMSON, KENDAL – Polres Kendal menggelar press release beberapa kejadian yang berhasil diungkap di wilayah hukum Kabupaten Kendal selama bulan Agustus 2021, dihalaman Mapolres Kendal Senin (30/8/2021).

Salah satu kasus yang berhasil diungkap yakni kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh tujuh orang lulusan SMA dengan menggunakan senjata tajam di sebuah area SPBU di Jalan Alteri Weleri, Desa Parakan Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto pada jumpa pers menjelaskan kejadian pengeroyokan yang terjadi pada bulan Juni 2021 lalu dan vidionya sempat viral yang menjadi perhatian masyarakat luas bahkan sempat viral dilakukan oleh tujuh lulusan SMA yang memakai seragam.

“Korban ada dua orang satu masih dibawah umur. Tersangka ada tujuh orang, lima masih DPO. Yang sudah kami amankan ada dua AM (18) dan AH (19). Keduanya berstatus lulusan salah satu SMK di Kabupaten Kendal,” jelas Kapolres.

Kapolres menerangkan korban bernama, MI dan SM yang masing-masing berumur 15 tahun. Awal mula kejadian, korban bersama rekannya sedang berada di pengisian nitrogen di SPBU jalan lingkar Weleri.

“Kemudian lewat rombongan konvoi alumni pelajar yang diantaranya terdapat para pelaku. Mereka berteriak menyebut nama salah satu SMK swasta di Weleri dan mendatangi korban. Ketiga teman korban berhasil melarikan diri, sedangkan kedua korban menjadi bulan-bulanan para pelaku pengeroyokan,” kata Kapolres.

Bukan hanya itu, bahkan kedua korban juga mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam jenis celurit di punggunggnya.

“Korban MI mengalami luka bacok sepanjang lima sentimeter, sedangkan rekannya SM dengan luka sepanjang delapan sentimeter,” kata Yuniar.

Atas kejadian tersebut, Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHPidana, dengan ancaman penjara paling lama lima tahun enam bulan.(Win).