Pemusnahan Miras di Alun-alun Kendal, Senin (12/04/2021)

Jelang Ramadan Pemkab Kendal Musnahkan Ribuan Miras

KENDAL – Menjelang Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar acara pemusnahan minuman keras (Miras) pabrikan sejumlah 9.116 botol serta 2.756 liter miras oplosan di Alun-alun Kendal, Senin (12/04/2021).

Sejumlah miras yang dimusnakan tersebut merupakan hasil razia yang dilakukan Satpol PP kabupaten Kendal ke sejumlah penjual maupun pengkonsumsi selama 1,5 tahun terakhir.

Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Toni Ari Wibowo, miras-miras yang didapatkan saat razia meliputi berbagai macam merk dan ukuran. Toni mengatakan terbanyak diperoleh dari tiga kecamatan yakni kecamatan Kaliwungu, Sukorejo dan Weleri.

“Kebanyakan kita amankan dari penjual atau pemilik toko di wilayah Kendal, titik terbesarnya ada di Kaliwungu, Sukorejo dan Weleri,”ungkap Toni.

Toni menambahkan total tersangka yang berhasil diamanankan atas tindak penyalahgunaan miras tahun 2020 berjumlah 98 orang sedangkan tahun 2021 berjumlah 2 orang.

“Ini hasil operasi selama 1,5 tahun terakhir, kebanyakan dari penjual. Sanksinya sesuai Undang-undang tindak pidana ringan (tipiring), yang sudah-sudah terbesar denda Rp 20 juta dan ada kurungan hingga 2 pekan,” katanya.

Sementara itu  Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang memimpin Pemusnahan Miras mengatakan bahwa ini sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kendal Nomor 4 tahun 2009 tentang Minuman Keras yang harus ditegakkan. Baik dalam bentuk kegiatan rutin yang ditingkatkan maupun razia berdasarkan informasi dari masyarakat.

Menurut Wabup kegiatan razia penyakit masyarakat ini akan terus digencarkan setiap bulannya, termasuk pada saat Ramadhan, untuk menumpas tuntas peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Kendal hingga ke akar-akarnya.

“Hari ini bersama musnahkan ribuan botol miras, operasi penegakan hukum ini akan terus dilakukan Satpol PP bersama jajaran Polres dan pihak-pihak lain. kita tidak boleh capek dan lelah dalam memerangi penyakit masyarakat,” ujar Wabup.

Wabup juga menganjak seluruh komponen yang ada untuk menjaga komitmen dalam meningkatkan kegiatan memberantas penyalahgunaan miras, termasuk produk-produk lain yang dilarang agar kabupaten Kendal tetap Kondusif, aman dan damai serta berkurangnya peredaran minuman keras d Kendal.

“Penyakit masyarakat harus diperangi bersama karena merupakan  sumber permasalahan. Dengan memerangi ini, bisa mendukung kebijakan kita dalam pembangunan Kendal. Keamanan dan kenyamanan merupakaan tanggung jawab kita bersama , “pungkasnya.(Win)