Jelang Nataru, Harga Daging Ayam di Kendal Naik

BOSTHOMSON, KENDAL – Setelah berbagai kebutuhan pokok termasuk telur ayam mengalami kenaikan harga menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, kini harga daging ayam potong di Kendal juga ikut naik.

Kenaikan harga tersebut, berlaku baik untuk daging ayam sayur maupun ayam kampung.

Menurut pengakuan seorang pedagang ayam potong di Pasar Kendal, Kuwati, kenaikan harga ayam potong sudah terjadi sejak satu pekan terakhir ini. 

“Harga ayam sayur, naik dari Rp 32 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan harga ayam kampung, naik dari Rp 60 ribu naik menjadi  Rp 65  ribu per kilogram;” ungkapnya Minggu (19/12/2021).

Sementara untuk harga bebek juga mengalami kenaikan tertinggi. Yang  sebelumnya satu ekor Rp 100 ribu,  sekarang naik menjadi Rp 110 ribu.

“Kalau ayam kampung kami kulaknya tidak kiloan, tapi jualnya kiloan. Harga satu kilonya Rp 65 ribu,” jelas Kuwati.

Dirinya mengaku, tidak mengetahui persis penyebab naiknya harga daging ayam setiap menjelang hari Natal dan Tahun Baru.

Pasalnya, pasokan ayam potong hingga saat ini masih tercukupi. Saat ini daya beli masyarakat cenderung menurun, sehingga penjual tidak mendapat untung banyak.

“Semua harga naik, nggak tahu apa sebabnya, mahal semuanya,” ujar Kuwati.

Sementara seorang pembeli, Khamidah mengaku, dirinya harus mengurangi jumlah belanja harian karena mahalnya harga daging ayam potong.

Bahkan, ia pun seringkali mengganti kebutuhan harian keluarganya ke komoditas yang lebih terjangkau, seperti tahu dan tempe.

“Karena ada kenaikan, ya sementara belinya tahu tempe saja dulu” kata Khamidah.

Penjual maupun pembeli di Pasar Kendal berharap, barang kebutuhan pokok yang sudah cukup tinggi tidak mengalami kenaikan lagi pada hari-hari menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. (Win).