Kick Off Penyusunan Akhir Prastudi Kelayakan Proyek KPBU Bendungan Bodri di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis (17/6/2021).

Jadi Proyek Nasional,Pembangunan Bendungan Bodri Kendal Masuk Tahap Pra Studi Kelayakan

BOSTHOMSON, KENDAL – Kick Off Penyusunan Akhir Prastudi Kelayakan atau Final Business Case (FBC) Proyek KPBU Bendungan Bodri Kabupaten Kendal digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis (17/6/2021).

Bendungan Bodri berlokasi di Desa Banyuringin Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal termasuk proyek bendungan prioritas tahun anggaran 2020-2024 yang didanai melalui skema KPBU, dengan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp 1,1 triliyun lebih.

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air, Kementerian PUPR Arvi Argyantoro yang hadir beserta jajarannya mengatakan tahapan Kick Off ini sedang melakukan tahapan penyusunan FBC guna menarik investor masuk dalam pembiayaan.

“Saat ini memang kita sedang menyusun FBC, tapi pada tahap sebelumnya kita sudah menyelesiakan Outline Bisnis Case (OBC), jadi sekarang sudah masuk tahap FBC yang fokus untuk menarik minat investor atau badan usaha agar ikut dalam pembiayaan proyek ini,” ungkap Arvi Argyantoro.

Arvi Argiyantoro menambahkan pembangunan ini merupakan salah satu program kegiatan rencana induk di Kawasan Kendal-kota Semarang-kotaSalatiga-Demak-Grobogan (yang tergabung dalamKedungsepur), berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Tegal-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Sementara itu Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kendal sangat mendukung pembangunan Bendungan Bodri di Desa Banyuringin Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal.

“Karena Bendungan ini dapat memberi dampak positif bagi Kabupaten Kendal, selain untuk mendukung pengembangan sektor pertanian juga dapat memberikan dampak terhadap sektor industri dan pariwisata sesuai dengan visi misi saya yaitu menjadikan Kabupaten Kendal sebagai pusat industri dan pariwisata,”ungkap Bupati.

Bupati juga telah melakukan komunikasi kepada kurang lebih 140 KK yang akan terdampak pembangunan yang nantinya untuk dilakukan relokasi.

“Kita sudah menjalin komunikasi dengan 140 KK yang ada disekitar lingkungan proyek Bendungan Bodri ini, alhamdulillah sudah sepakat dan nanti Pemerintah juga telah menyiapkan relokasi,” kata Dico.

Bendung Bodri tersebut memiliki manfaat untuk suplai air baku sebesar 2,26 M3/s dan diperkirakan dapat menampung debit air mencapai 40 juta M3 dengan perkiraan luas genangan 240.20 Ha.(Win)