Istri Wabup dan Direktur PDAM Menang Lelang Trunk Show Batik Kendal 2021, Ini Harapan Mereka

BOSTHOMSON,KENDAL – Acara Trunk Show Batik Kendal 2021 yang diselenggarakan International Council for Small Business (ICSB) Kabupaten Kendal bekerja sama dengan Bank Jateng di Agro Wisata Tirto Arum Baru Kendal, Sabtu malam (23/10/2021) berlangsung meriah.

Acara dibuka oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto tersebut, dihadiri oleh perwakilan dinas terkait, pengurus ICSB Kendal, perwakilan Bank Jateng, para pimpinan BUMD dan pelaku UMKM Kendal.

Selain peragaan busana yang memamerkan berbagai kreasi batik khas Kendal, acara juga diisi dengan lelang batik. Ada dua jenis batik yang dilelang dalam acara tersebut. Yakni batik motif biru laut dan batik motif alam.

Batik khas Kendal yang dipamerkan dalam Trunk Show Batik Kendal 2021
Batik khas Kendal yang dipamerkan dalam Trunk Show Batik Kendal 2021

Batik biru dengan motif pasangan dua wayang tersebut menyita perhatian, Sunanto, Direktur Utama PDAM Tirto Panguripan Kabupaten Kendal.

Usai memenangkan lelang kepada awak media Sunanto mengatakan, sejak awal dirinya sudah mencermati beberapa motif Kendal. Namun begitu ada sesi lelang dan kebetulan warna, motif dan corak yang ditawarkan ia merasa cocok, langsung menawar harga tinggi.

“Saya cocok batik dengan warna biru yang dilelang, seperti warna khas PDAM. Jadi saya berani menawar dengan harga tinggi untuk batik khas Kendal seharga Rp 1.250.000,” ungkapnya.

Sunanto mengaku, dirinya memang punya tujuan dan keinginan untuk memajukan batik khas Kendal. Salah satu diantaranya dengan menseragamkan karyawan PDAM dengan batik khas Kendal.

“Ke depan saya sudah ada keinginan untuk seluruh karyawan PDAM menggunakan batik Kendal. Selain itu juga akan kita buat souvernir berupa batik untuk para tamu kunjungan ke PDAM dari luar kota,” ujarnya.

Dengan diseragamkannya karyawan PDAM dengan batik khas Kendal, dirinya berharap batik khas Kendal bisa lebih dikenal dan akan mendunia.

“Insya-Allah besok Senen saya koordinasikan bersama jajaran soal ini (seragam batik). Motif dan corak apa yang cocok untuk seragam batik bagi karyawan PDAM dan hari apa dikenakan,” tukas Sunanto.

Sementara pada lelang batik sesi kedua, dimenangkan oleh Fausijati, istri Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dengan harga lelang tertinggi Rp 1.300.000.

Dirinya berharap, dengan ajang ini, batik khas Kendal bisa lebih dikenal dan bisa mendunia. “Semoga di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Dico dan Wabup Pak Windu Suko Basuki, batik khas Kendal bisa mendunia,” ujar Fausijati.

Sementara itu, salah satu panitia penyelenggara, Sri Sarwo Utomo mengaku, acara ini bertujuan untuk mempromosikan batik khas Kendal yang belum banyak dikenal masyarakat.

Ia yang juga menjabat sebagai Direktur Agro Wisata Tirto Arum Baru Kendal berharap, dengan acara ini, masyarakat bisa tau bahwa di Kendal ada batik warna alam yang tidak kalah bagus dengan buatan daerah lain.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal atas dukungannya sehingga acara ini terselenggara dengan baik. Harapannya, batik Kendal bisa dikenal masyarakat dan bisa  mendunia,” tukas Utomo. (Hans).