Hadiri Simulasi Event Yang Digelar Forpek, Bupati : Tamu Harus Menunjukkan Sertifikat Vaksin

BOSTHOMSON, KENDAL – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua di Kabupaten Kendal sehingga berbagai kegiatan seperti event – event maupun hajatan bisa kembali digelar dengan berbagai catatan agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19.

Seperti yang dikatakan Bupati Kendal Dico M Ganinduto usai menghadiri simulasi event dimasa Pandemi Covid-19 yang digelar oleh Forum Penyelenggara Event Kendal (Forpek) di Stadion Madya Kendal, Selasa (21/9/2021).

Simulasi yang bertema acara pernikahan dikemas dengan menggunakan protokol kesehatan secara ketat baik saat tamu masuk sampai keluar, pengaturan jarak antrean kepada tamu hingga tata cara sesi foto.

Bupati mengatakan usai mengikuti kegiatan simulasi event, pihaknya akan segera mengeluarkan petunjuk tehnis dalam penyelenggaraan event di Kabupaten Kendal agar tidak menimbulkan klaster Covid-19

“Kami bersama Forkopimda meninjau langsung simulasi event ini, kita lihat apa yang perlu diperbaiki apa yang perlu ditambah. Harapannya bagi siapapun nanti yang akan menggelar event di Kendal harus mengikuti aturan – aturan yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Menurutnya simulasi yang dilakukan Forpek sudah berjalan baik termasuk penerapan protokol kesehatan dan alur tamu yang datang, namun disisi lain terdapat beberapa catatan yang masih harus dilengkapi.

“Ada beberapa hal yang perlu dikoreksi seperti pengecekan sertifikasi vaksinasi, Harapannya setelah ini nanti kita perbaiki dan kita segera siapkan juknisnya dan kita langsung sosialisasikan kepada masyarakat,” jelas Bupati

Bupati berharap setelah peraturan yang jelas untuk standar pelaksanaan event, mampu menggerakan kembali kegiatan para pelaku seni agar perputaran ekonomi di Kendal kembali normal namun berjalan dengan baik dan aman tanpa menimbulkan klaster baru Covid-19.

Ketua Forpek Kendal, Mustakim mengatakan dengan adanya simulasi yang diselenggarakan ini harapannya bisa menjadi acuan untuk penyelenggara event di Kendal.

“Harapan kami kedepan semoga dengan simulasi siang ini bisa menjadi acuan teman – teman dalam mengadakan acara khususnya acara pernikahan dan bisa bermanfaat untuk semuanya,” katanya.

Selain itu Mustakim memastikan dalam pelaksanaan event pihaknya akan bekerja sama dengan Satgas Covid ditingkat desa maupun kecamatan untuk memastikan acara berjalan sesuai juknis dan aman tanpa menimbulkan klaster Covid-19.(Win).