Hadiri Market Consultation Bendungan Bodri, Bupati Kendal Paparkan Pentingnya Bendungan Bodri

BOSTHOMSON, KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto menghadiri acara Market Consultation yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR terkait Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bendungan Bodri, di Pullman Hotel and Resort Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Bendungan Bodri di Kabupaten Kendal, merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini juga sebagai salah satu program atau kegiatan rencana induk di Kawasan Kendal-Kota Semarang-Kota Salatiga-Demak- Grobogan atau yang tergabung dalam Kedungsepur.

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal -Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan – Grobogan, Kawasan Purworejo -Wonosobo – Magelang – Tegal – Temanggung dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang.

Berdasarkan rilis yang diterima tim bosthomsonkendal.com, Bendungan Bodri diproyeksikan memiliki kapasitas 41,7 juta meter kubik dan dapat menampung air baku 2,26 meter kubik per detik. Dapat digunakan untuk mengairi irigasi seluas 8.861 hektar dan mereduksi banjir 10,23% (64,81 meter kubik per detik), serta pembangkit listrik tenaga air 3,2MW.

Rencananya Bendungan Bodri akan dibangun pada Kuartal IV 2024. Adapun nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun proyek tersebut adalah sebesar Rp 1,71 triliun dan membutuhkan waktu 6 tahun masa konstruksi.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto dalam sambutannya menyampaikan Kendal merupakan kawasan yang sangat penting bagi Jawa Tengah. Menurutnya Kendal adalah wilayah penunjang ibukota provinsi yaitu Semarang, pintu masuk ke kawasan destinasi prioritas borobudur, memiliki garis pantai terpanjang di Jawa Tengah.

“Kabupaten Kendal memiliki lahan pertanian pangan berkelanjutan seluas 22.400 Ha, produsen nomor 2 telur dan pusatpertumbuhan jawa tengah melalui ekspor dan penyerapan tenaga kerja dari wilayah Kawasan Industri Kendal seluas lebih dari 5000Ha,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Dico menjelaskan, Kabupaten Kendal kedepannya akan memiliki pelabuhan terintegrasi dengan tanjung emas, harbour tol yang menghubungkan antara pelabuhan dan kawasan industri, pipa gas yang siap menunjang kawasan industri, dan berbagai infrastruktur strategis penunjang industri.

“Proyek Bendungan Bodri sangat penting bagi Kabupaten Kendal dan keberlanjutan kawasan industri. Penanganan banjir, lumbung pangan nasional, air bersih bagi masyarakat dan industri, menciptakan destinasi pariwisata baru dan menciptakan energi terbarukan hijau,” ujar Dico.

Dico berharap proyek tersebut bisa berjalan dengan baik, memberikan nilai tambah bagi investor dan memberikan multiplier effect yang besar bagi masyarakat Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah.(Win).