Gencarkan Sosialisasi Dan Edukasi Bersama BKKBN, Fadholi Optimis Angka Stuntung Segera Turun

BOSTHOMSON, KENDAL – Anggota DPR RI Komisi IX, Fadholi terus melakukan sosialisasi dan edukasi guna percepatan penurunan angka stunting dengan menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan pada acara Sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana di Aula Balai Desa Penyangkringan Kecamata Weleri Kabupaten Kendal, Kamis (4/11/2021).

Acara yang diikuti oleh masyarakat Kecamatan Weleri, Gemuh dan Ringinarum tersebut juga dihadiri oleh Farida Sumarlin, Koordinator Advokasi, Informasi, Edukasi BKKBN Jawa Tengah, Sekretaris DP2KBP2PA Kabupaten Kendal Indar Suci Mulyani, dan Kepala Desa Penyangkringan.

Fadholi meminta kader KB untuk terus memberikan sosialisasi dan edukasi terkait stunting kepada masyarakat agar bisa mencegah stunting pada balita.

“Disetiap wilayah pasti ada potensi anak stunting. Jadi kader Kb ini harus melakukan pendataan namun harus dibekali dengan pengetahuan tentang stunting karena tidak semua balita yang kurang gizi adalah stunting, namun anak stunting dipastikan gizinya buruk,” ungkapnya.

Farida Sumarlin, Koordinator Advokasi, Informasi, Edukasi BKKBN Jawa Tengah menjelaskan sosialisasi kali ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya angka pernikahan dini di Kecamatan Weleri masih tinggi.

“Kebetulan hari ini pendataan 2021 telah di launching. Dari data itu nantinya angka resiko stunting akan terdeteksi penyebab resiko stunting apakah karena pernikahan dini atau faktor-faktor lain sehingga akan segera bisa dilakukan penanganan,” jelas Farida.

Menurut Farida pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk membebaskan anak Indonesia, khususnya Kendal dari risiko terhambatnya perkembangan otak yang menyebabkan tingkat kecerdasan anak tidak maksimal.(Win).