Forum Pengusaha Kendal Bersama PT. Terryham Proplas Indonesia Angkat UMKM-IKM Melalui Inovasi Baru

BOSTHOMSON, KENDAL – Forum Pengusaha Kendal (FPK) yang beranggotakan pelaku Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), bekerjasama dengan PT. Terryham Proplas Indonesia menggelar acara
Focus Group Discussion dengan tema ” Gerakan Membangun Ekosistem UMKM -IKM Untuk Ketahanan Ekonomi Sebagai Wujud Bela Negara” di Pabrik KENDS UPVC – PT Terryham Proplas Indonesia di Arteri Kaliwungu, Kamis (9/12/2021).

Acara yang digelar selama dua hari tanggal 9 Desember – 10 Desember 2021 ini sebagai langkah awal membangun semangat gotong-royong serta penguatan terbangunnya
satu ekosistem UMKM – IKM.

Mayjen Budi Pramono, Staf Panglima TNI yang menjadi salah satu narasumber mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat para pelaku UMKM-IKM di Kabupaten Kendal. Ia berpesan kepada para pelaku UMKM-IKM untuk terus berinovasi agar bisa mengembangkan usahanya serta menjadi mitra industri-industri besar.

“Ini menurut saya luar biasa, bahwa dengan inovasi yang tinggi makan bisnis yang kita kembangkan ini bisa menyesuaikan dengan tantangan-tantangan kedepan dan memiliki perbedaan agar tetap bertahan. Jadi ini semua dalam rangka untuk ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19 saat ini,” ungkapnya.

Selain acara FGD juga digelar festival UMKM yang diikuti oleh puluhan UMKM-IKM yang tergabung dalam FPK, kemudian dilanjutkan launching Warung UMKM dan MoU UMKM dengan Koperasi KENDS UPVC – PT. Terryham Proplas Indonesia.

Acara FGD di di KENDS UPVC – PT Terryham Proplas Indonesia di Arteri Kaliwungu, Kamis (9/12/2021).

Direktur PT. Terryham Proplas Indonesia, sekaligus Ketua FKP, Syamsunar mengatakan dengan adanya pengembangan kawasan industri ini, tentunya menjadi peluang
bagi UMKM dan IKM, untuk menjadi mitra industri-industri besar yang berinvestasi di kawasan industri terpadu.

“Sehingga ini akan memberikan dampak ekonomi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Syamsunar.

Lebih lanjut Syamsunar menjelaskan pihaknya melaunching Warung UMKM di PT. Terryham Proplas Indonesia yang bertujuan membantu pelaku UMKM agar bisa menciptakan market baru.

“Harapan kami perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri di Kendal ini bisa membuka warung UMKM, bisa menjualkan produk UMKM. Kalau pabrik-pabrik membuat seperti ini, ini akan membantu UMKM di Kendal,” ujar Syamsunar.

Sementara itu salah seorang pelaku UMKM di Kendal yang mengikuti festival, Arif Nastain mengaku, dirinya sampai sekarang dalam memasarkan produknya masih dengan cara offline.

Dirinya juga mengungkapkan, usahanya butuh perhatian dan dorongan pemerintah, dalam rangka untuk mengangkat kopi lokal asli Kendal.

“Kami butuh jaringan market atau perluasan pasar melalui teknologi digital. Agar bisa mengangkat produk UMKM kami, yakni kopi khas Kendal, seperti Liberika, Robusta dan lain-lain. Sehingga usaha kami lebih maju dan berkembang,” tuturnya.(Win).