Dinkes-TP PKK Bergerak Cegah Anak Beresiko Stunting

KENDAL – Dinas Kesehatan Kendal bersama TP-PKK Kendal mulai aktif melakukan pencegahan dan penanganan anak-anak stunting. Bersama petugas puskesmas dan bidan desa P PKK mendatangi keluarga anak-anak stunting dan berpotensi stunting untuk mengedukasi dan pendampingan. Hal itu seperti dilakukan di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal.

Kepala Puskesmas Kendal 2 drg Sahadatin mengatakan, di lingkup wilayah kewenangannya terdapat 176 anak stunting. Penyebab anak menjadi stunting, bukan hanya karena faktor keluarga tidak mampu, namun banyak yang karena kurang perhatian atau telaten dalam mengasuh anak. Untuk itulah edukasi sangat penting kepada ibu-ibu supaya benar-benar memperhatikan kondisi anak.

“Sebagai ibu harus bisa berkreasi supaya anak mau makan, sehingga asupan gizinya tercukupi, jangan dibiarkan begitu saja, ketika anak tidak mau makan,” katanya, kemarin.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Chacha Frederica mengatakan, bahwa anak-anak yang berisiko stunting harus mendapat penanganan yang serius supaya tidak menjadi stunting. Kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita harus rajin mendatangi posyandu untuk mengukur berat dan tinggi badan, sehingga diketahui pertumbuhan anaknya.

“Fokus utamanya adalah mencegah anak berisiko stunting, supaya tidak menjadi stunting,”katanya.

Dalam penanganan dan pencegahan anak stunting di Kabupaten Kendal mendapat perhatian Mr Jack dari NJO Amerika. Pada bulan April lalu Mr. Jack mulai melakukan penjajakan simulasi pelatihan pada kader-kader kesehatan untuk melakukan mitigasi atau edukasi pencegahan stunting.

Mr Jack bersama petugas puskesmas dan bidan desa mendatangi rumah anak stunting dan yang berpotensi stunting. Mr Jack langsung memperlihatkan cara penanganan anak stunting di hadapan orang tua, yaitu memberikan poster bagaimana untuk mengukur tinggi badan sesuai dengan umur dengan poster yang mudah dipahami. (Win/Zhf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *