Didampingi Kepala DPUPR, Bupati Kendal Dico Ganinduto Sidak Pembangunan Jembatan Pegandon-Magangan

*Pastikan Pekerjaan Berjalan Baik dan Pekerja Patuhi Prokes
* Bupati Targetkan Rehabilitasi 2 Bulan Rampung

BOSTHOMSON, KENDAL – Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kendal tak hanya fokus pencegahan dan penanganan kasus Covid-19 yang meningkat. Akan tetapi juga memprioritaskan pada pembangunan insfrastruktur yang kini tengah dilakukan salah satunya adalah rehabilitasi jembatan jalan Pegandon-Magangan di Kecamatan Pegandon. Guna memastikan pengerjaanya berjalan dengan baik dan pekerjanya menerapkan protokol kesehatan, Bupati Kendal melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Senin (28/6/2021) siang, untuk melihat langsung pekerjaan pembangunan jembatan tersebut.

Dalam sidaknya, orang nomor satu di Kabupaten Kendal, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, tampak kesal saat mengetahui beberapa pekerjanya yang kedapatan tidak menggunakan masker, Bupati langsung menegur mandor agar menertibkan pekerjanya yang tidak mematuhi protokol kesehatan tersebut. Kendati diguyur hujan, namun hal itu tak menyurutkan bupati untuk beranjak pergi dan tetap berada di lokasi rehabilitasi jembatan dengan waktu cukup lama untuk melihat proes para pekerja melakukan pengecoran pembangunan jembatan dengan menggunakan mobil truk molen pengecoran mixer.

“Saya sidak proyek di Pegandon ini, untuk memastikan, bahwa ekonomi, pembangunan semuanya tetap berjalan dan juga program kesehatanya di tengah pandemi ini juga harus benar-benar diterapkan. Ternyata masih ada pekerja yang tak menerapkan protokol kesehatan,” kata Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Mendapati beberapa pekerja rehabilitasi jembatan Pegandon-Magangan yang tidak menggunakan masker, bupati langsung memanggil mandor yang bertanggungjawab atas pekerjanya yang melakukan penerjaan di lapangan tersebut. Bupati meminta kepada mandor untuk menindak tegas pekerjanya yang tidak patuh menerapkan protokol kesehatan. Bahkan bupati pun tak segan-segan akan menghentikan pekerjaan rehabilitasi jembatan jalan Pegandon-Magangan tersebut jika dikemudian masih ditemukan pekerjanya yang tak patuh menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau saya sidak lagi dan terjadi seperti ini, akan jadi catatat dan proyek ini akan dihentikan karena ada pekerjanya yang tak patuhi protokol kesehatan. Jadi saya sampaikan, kepentingan nomor satu adalah menerapkan protokol kesehatan jangan sampai jadi klaster penyebaran Covid-19. Mandor harus bertanggungjawab sampai terjadi klaster,” tegasnya.

Dico menyatakan, bahwa proyek rehabilitasi jembatan jalan Pegandon-Magangan di Kecamatan Pegandon ditargetkan tiga bulan rampung. Pembangunan jembatan baru ini merupakan rehabilitasi karena jembatan sebelumnya sudah tidak mampu lagi untuk menahan beban berat berbagai kendaraan yang melintasinya. Karena jembatan ini berada pada akses jalan utama yang menghubungkan berbagai kecamatan di Kendal yang syarat mobilitas warga tinggi. Termasuk sebagai akses lalu lintas perekonomian bagi warga Kendal.

“Selain jembatan ini, ada beberapa jembatan di Kabupten Kendal yang akan drehabilitasi. Saat ini masih dilakukan pengecekan. Tentu kita juga akan lihat penyediaan dananya sama segi prioritasnya,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sugiono mengatakan, pekerjaan proyek rehabilitasi jembatan jalan Pegandon-Magangan di Kecamatan Pegandon ini ditargetkan dua bulan selesai. Hal itu karena keberadaan jembatan tini berada di saluran irigasi yang harus tetap mengalir. Sehingga dengan waktu kurang dari tiga bulan tersebut nantinya tidak akan mengganggu pengairan lahan pertanian yang ada di wilayah saluran irigasi tersebut.

“Jembatan ini berada di poros jalan yang menghubungan Kecamatan Pegandon dan Kecamatan Ngampel. Dari dlu, jembatan ini kondisinya sudah rusak, Tapi saat kita mengerjakan jalan konsentrasinya di pengecoran jalannya. Beton-benton jalan ini kan sudah dua tahun yang lalu, dan tahun ini kita rehabilitasi jembatan ini. Kita nyicil, karena tahun kemarin jembatan yang di pojok sana,” katanya. (*)

Editor: Abi Zhaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *