Dibangun Pamsimas, Warga Purwogodo Kini Tidak Kesulitan Air Bersih

BOSTHOMSON, KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto meninjau Pembangunan Pamsimas Sumur Air Dalam yang ada di Desa Purwogondo Kecamatan Boja, Rabu (11/8/2021). Pembangunan Pamsimas Sumur tersebut merupakan pembangunan ke 17 terkait sumur air dalam yang ada di Kabupaten Kendal.

Didampingi Kepala Dinas PUPR Kendal Sugiono, Bupati Kendal membuka secara awal aliran air sumur dalam sebagai tanda bahwa telah resmi Pamsimas mulai beroperasi dan bisa digunakan oleh warga sekitar.

Bupati memberikan apresiasi terkait apa yang dilakukan Dinas PUPR bersama Pemerintah Desa Purwogondo, dalam mewujudkan penyaluran air bersih untuk warga.Menurutnya, sesuai data, di Kabupaten Kendal saat ini ada 96 persen warga yang sudah bisa terfasilitasi air bersih.

“Hari ini saya meninjau pembangunan Pamsimas, saya mengapresiasi apa yang dilakukan Pemdes bersama dinas terkait, Nanti akan menambah debit air bersih ke warga sebanyak 200 kepala keluarga. Saat ini kebutuhan air bersih di seluruh Kendal sudah 96 persen dilayani dengan bantuan air bersih dan masih menyisakan 4 persen yang masih sulit untuk dijangkau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwogondo, A Chandra K, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, sehingga pembangunan Pamsimas di desanya ini terwujud dan bisa bermanfaat bagi warganya.

“Untuk ketersediaan air bersih ini dampaknya sangat bagus bagi masyarakat kami. Karena setelah ada air bersih kemudian dampaknya ke sanitasi. Karena sebelumnya banyak warga yang BAB di pinggir sungai karena tidak ada air,” ungkapnya.

Chandra menjelaskan, kebutuhan air bersih di desanya ada sekitar 1.700 keluarga.

“Warga di daerah sekitar perbukitan ini memang kesulitan mendapatkan air bersih. Apalagi dimusim kemarau, tambah sulit,” ujarnya.

Salah seorang warga Dusun Ngijo RT 2 RW 3, Matun mengaku bersyukur atas dibangunnya Pamsimas di desanya. Menurutnya, selama ini memang warga kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami harus berjalan lebih kurang satu kilometer untuk mencapai sumber air. Bukan jaraknya tapi naik turunnya jalan itu. Makanya dengan adanya pamsimas ini, kami merasa terbantu. Terima kasih Pemkab Kendal, terima kasih Pemdes,” ungkapnya.(Hans)