Deputi Dari Kementerian Investasi RI Mengunjungi KIK

BOSTHOMSON, KENDAL – Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi RI, Nurul Ichwan dan Direktur Perencanaan Jasa,  Fitrianto, mengunjungi Kawasan Industri Kendal (KIK), Rabu (22/09/2021).

Didampingi Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, dan OPD terkait, Nurul Ichwan melihat secara langsung perusahaan-perusahan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan di kawasan zona yang diperuntukan untuk industri.

“Hari ini kita melihat Jawa Tengah pada umumnya dan Kendal pada khususnya, yaitu punya ekosistem yang baik untuk menjadi kebangkitan-kebangkitan ekonomi di Jawa Tengah,” ungkap Nurul Ichwan.

Menurutnya, hal ini bisa dilihat dari masa pandemi ini, Kabupaten Kendal justru mendapatkan tenant-tenant dari investor asing, yang merupakan tenant-tenant besar yang dapat mensuplay kebutuhan Internasional.

“Dengan demikian kami berharap, dari sini kita dapat tenant yang lebih baik, dan jika nanti kita sebarkan lagi di kawasan peruntukannya, maka akan lebih bisa mengundang banyak lagi investor-investor masuk, dengan harapan efek positifnya akan berdampak baik, tidak hanya di Kendal saja, tapi juga Jawa Tengah, bahkan akan memberikan kontribusi secara nasional,” harap Nurul.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, kunjungan ini merupakan tindaklanjut MoU Pemerintah Kabupaten Kendal bersama delapan pelaku usaha di Kabupaten Kendal yang akan mendapatkan insentif, yang rencananya akan diberikan Tax Holiday dan Tax ekselon dari Kementerian Investasi.

“Pada hari ini Debuti Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi melihat secara langsung seperti apa kondisnya, dan harapannya insentif tersebut akan segera diberikan kepada 8 pelaku usaha di Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Dico menambahkan, nantinya para pelaku usaha ini akan melibatkan para pelaku UMKM, baik dalam pembangunan pabrik maupun saat nanti sudah berproduksi.

Selain itu, Bupati juga mengatakan progres pembangunan KIK, bahwa saat ini ada 20 tenant yang sudah produksi, 11 pabrik sedang kontruksi, dan 60 pengusaha yang sudah beli lahan.

“Artinya dari awal hingga hari ini cukup baik. Harapannya ke depan akan kita kejar agar lebih cepat lagi, dan Kawasan Indusi Kendal bisa lebih berkembang, sehingga tenaga kerja dari Kendal akan lebih banyak lagi, terlebih efek domino perekonomian akan lebih terbangun jika industrinya bisa bertambah,” tutur Dico.

Selain itu, Bupati Kendal juga akan memperjuangkan beberapa hal kedepan. Diantaranya, Pelabuhan Tanjung Kendal, setelah itu adalah jalur gas, karena menurutnya mendapatkan prioritas industri yang beberapa industri harus mendapatkan gas lebih baik.

“Ini kita perjuangan bersama, agar pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Kendal maupun Provinsi Jawa Tengah secara umumnya segera bisa membaik,” pungkas Dico. (Hans).