Dandim 0715 kendal Letkol Inf Iman Widhiarto saat tinggal di Tempat Isolasi Terpusat Desa Kumpulrejo, Selasa (29/6/2021).

Dandim 0715/Kendal Rela Tinggal Di Tempat Isolasi Terpusat Guna Meyakinkan Warga

BOSTHOMSON, KENDAL – Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto dan Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto turun langsung meninjau lokasi yang dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di SD Negeri Kumpulrejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Selasa (29/6/2021).Bahkan Dandim 0715/Kendal rela untuk tinggal di tempat isolasi tersebut.

Dandim 0715 kendal mengatakan dirinya tinggal dan tidur di tempat isolasi yang berada Desa Kumpulrejo selama tiga hari untuk memastikan bahwa tempat tersebut layak dipergunakan untuk masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

“Apa yang saya lakukan ini selain untuk membangkitkan kepercayaan dimasyarakat bahwa tempat isolasi tersebut layak dipergunakan l, saya juga ingin langsung bisa merasakan sendiri bagaimana rasanya tinggal di tempat isolasi ini,” ujar Dandim.

Menurutnya dengan merasakan sendiri setidaknya akan menimbulkan rasa empati kepada warga yang harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

“Saya harus mencobanya secara nyata mulai mandi, mencuci, buang air besar, menjemur pakaian, tempat olahraga, hingga tidur di kasur tipiid yang disediakan oleh Satgas PPKM Desa,” ungkapnya.

Dandim juga menambahkan bangunan yang dijadikan tempat isolasi terpusat tersebut sebelumnya sempat menimbulkan polemik dimasyarakat. Mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, tempat tidur, kamar mandi dan wc, sarana hiburan, privasi, kesendirian dengan perasaan yang terkucilkan sehingga masyarakat yang terpapar kasus positif Covid-19 menjadi enggan untuk menempati tempat isolasi tersebut.

“Tak hanya kebutuhan primer makan dan minum yang harus diperhatikan, namun hal yang sering terlupakan adalah sarana hiburan, seperti televisi termasuk instalasi listrik untuk mencharge Handphone atau gadget dan juga Bahan bacaan seperti koran, alat permainan seperti catur atau yang sesuai kearifan lokal setempat juga perlu disediakan untuk membunuh rasa bosan selama masa Isolasi,” ujar Dandim Iman Widhiarto.

Sementara itu Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto mengapresiasi apa yang dilakukan Dandim 0715/Kendal. Menurutnya ini merupakan bentuk upaya dan langkah yang sangat humanis yang bisa menimbulkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat sekitar.

“Pasalnya untuk membangkitkan rasa kepercayaan di masyarakat itu bukanlah perkara mudah. Saya sangat mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Dandim hingga rela tinggal di bangunan yang dijadikan tempat isolasi terpusat di Desa Kumpulrejo Kecamatan Kaliwungu.(Win).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *