Lapas IIA Kendal

Covid-19 Melonjak, Dua Lapas Di Kendal Jadi Klaster Baru

BOSTHOMSON – Dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kendal menjadi klaster penyebaran covid 19.  Puluhan warga binaan dan narapidana serta pegawai di Lapas kelas II A Kendal dan Lapas terbuka kelas IIB Kendal positif terkonfirmasi covid-19.

DInas Kesehatan telah melakukan pemeriksaan dan menemukan 31 orang di Lapas kelas II A Kendal serta 9 orang di Lapas terbuka positif covid-19. Kini seluruh warga binaan dan pegawai Lapas yang positif menjalani isolasi di dalam Lapas.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay saat ditemui Senin (24/5/2021) mengungkapkan Klaster covid 19 di 2 Lapas ini terjadi setelah sebelumnya pegawai Lapas menjalani swab mandiri di sebuah klinik.

“Awalnya di Lapas Kelas IIA Kendal ada pegawai lapas yang melakukan pemeriksaan antigen di klinik swasta, tiga orang pegawai positif. Kemudian kita lakukan pengembangan, ada berapa orang yang kontak fisik dengan pegawai tersebut, terutama warga binaan,” terangnya.

Kemudian ada 34 warga binaan yang dilakukan swab. Dari jumlah tersebut, lanjut Ferinando, setelag dilakukan PCR, ditemukan 31 warga binaan yang positif.

“Hari ini dari Puskesmas Kendal II melakukan tracing dan swab di Lapas Kelas IIA, kita akan periksa hasilnya ke lab kami di RSDC untuk mengetahui, apakah ada warga binaan yang tertular virus ini,” jelasnya.

Kemudian untuk Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal ditemukan sembilan yang positif terpapar Covid-19. Yang terdiri dari pegawai dan warga binaan.

“Jadi kalau di Lapas terbuka Kendal ada warga binaan ada tujuh orang dan juga pegawai LP dua orang,” ujar Ferinando.

Sementara Kepala Lapas Terbuka Kendal Rusdedy saat dihubungi melalui sambungan telpon membenarkan adanya beberapa pegawai dan warga binaan lapas terbuka Kendal yang terpapar virus covid 19.

Rusdedy mengatakan untuk mencegah semakin menyebarnya virus di Lapas terbuka Kendal, kini dilakukan pemisahan antara warga binaan yang terjangkit dan bebas dari Covid-19. Pegawai maupun warga binaan yang positif virus covid-19 menjalani isolasi mandiri dikantor lapas terbuka yang lama.

“Dari hasil tracing hasilnya ada napi dan petugas positif Covid-19, dan kami langsung lakukan isolasi mandiri dikantor lama,” ujar Kalapas Rusdedy.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *