Bimtek Bunda Paud, Chacha Terus Gencarkan Program Penurunan Stunting,

BOSTHOMSON, KENDAL – Penangangan stunting menjadi topik utama pada acara Bimtek Penguatan Kapasitas bagi Bunda Paud se-Kabupaten Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Rabu (3/11/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh Bunda Paud Kabupaten Kendal, Wynne Frederica, Pengurus Bunda Paud Kecamatan, Bunda Paud Kelurahan, dan Desa melalui virtual. Serta narasumber dr. Spesialis anak Meta Hanindita.

Dalam pemaparannya Meta menjelaskan tentang stunting dan pencegahannya.
Menurutnya Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama

“Sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting. Stunting ini bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya,” terangnya.

Meta menjelaskan, kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya. Sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.

“Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan sosial, ekonomi, budaya, politik, dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah,” jelasnya.

Meta menambahkan, salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yakni perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih,” papar Meta.

Sementara itu usai acara Bunda Paud Kabupaten Kendal, Wynne Frederica atau yang akrab dipanggil Chacha mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para Bunda Paud Kecamatan hingga Kelurahan dan Desa.

“Karena Bunda Paud juga harus paham tentang pentingnya stunting dan pencegahanya. Harapannya Bunda Paud dapat ikut serta mensosialisasikan pencegahan stunting di Kabupaten Kendal,” kata Chacha.

Chacha berharap, dengan adanya bimbingan teknis ini nantinya bisa bersama-sama menuntaskan masalah stunting di Kabupaten Kendal.

“Semoga sumberdaya manusia di Kabupaten Kendal dapat semakin hebat, semakin maju dan semakin berkualitas,” harapnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Anak Usia Dini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Joko Supratikno mengatakan, dengan adanya kegiatan ini nantinya para Bunda Paud dapat ikut serta mensosialisasikan pencegahan stunting, dengan harapan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Kendal.

“Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua dalam mengatur kesehatan dan gizi di keluarganya. Karena itu, sosialisasi dan edukasi diperlukan agar dapat mengubah perilaku yang bisa mengarahkan pada peningkatan kesehatan gizi atau ibu dan anaknya. Dengan program seperti ini, sehingga stunting bisa ditekan hingga zero stunting,” ujarnya.(Win).