Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy saat membagikan perlengkapan salat kepada Warga Binaan

Bentuk Kepedulian kepada WBP, Kalapas Terbuka Kendal Bagi Perlengkapan Salat

BOSTHOMSON – Menyambut Hari Raya idul Fitri 1442 Hijriyah, Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy berbagi kepada sesama.

Hal tersebut sudah menjadi kegiatan rutin yang ia lakukan menjelang Lebaran apalagi dalam masa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum usai.

Rusdedy mengatakan, pembagian perlengkapan salat seperti itu sudah menjadi kegiatan rutin menjelang Lebaran.

“Ya ini memang biasa saya lakukan setiap Ramadan. Berbahagia di hari Raya Idul Fitri bukan hanya untuk masyarakat yang ada di luar tapi WBP yang ada di dalam Lapas juga harus berbahagia,” ungkapnya.

Itulah yang menurut Rusdedy membuat suasana Ramadan hingga Idul fitri juga harus dimeriahkan di dalam Lapas, sehingga kerinduan WBP dengan suasana tersebut dapat terobati.

“Ya ini memang biasa saya lakukan setiap Ramadan. Berbahagia di hari Raya Idul Fitri bukan hanya untuk masyarakat yang ada di luar tapi WBP yang ada di dalam Lapas juga harus berbahagia,” katanya.

Menurut Rusdedy membuat suasana meriah saat Ramadan hingga Idul fitridi dalam Lapas. Salah satunya adalah memberikan pakaian baru, bahkan dirinya juga akan menghadirkan kuliner Lebaran pada saat acara ramah tamah dan pemberian remisi Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Ini salah satu bentuk kepedulian kami kepada warga binaan. Apalagi di lapas kami, warga binaannya adalah mendekati masa pembebasan, setelah menjalani hukuman,” terang Rusdedy.

Kegiatan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal pada bulan suci Ramadan harus tetap berjalan, terutama pelaksanaan ibadah WBP, baik Salat Tarawih dan juga tadarus.

“Bagi WBP yang beragama Muslim saat Ramadan merupakan momen spesial, pasti mereka ingin beribadah dengan baik, maka dari itu saya instruksikan kepada para pegawai dan warga binaan untuk bisa menggelar Salat Tarawih berjamaah bagi WBP di Musala yang ada di dalam Lapas, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Rusdedy.

Salah satu WBP, di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Zaenuri (40), yang menerima sarung, baju koko dan peci, mengaku senang mendapat sarung menjelang Lebaran ini.

“Alhamdulillah, saya senang mendapat jatah sarung, baju koko dan peci ini, bisa untuk Salat Idul Fitri mendatang dan akan saya simpan sebagai kenangan di Lapas yang penuh dengan rasa kekeluargaan ini,” ungkapnya.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *