350 Warga Pucangrejo Divaksin, Ini Kata Camat Gemuh

BOSTHOMSON, KENDAL – Pemerintah Desa Pucangrejo kembali menggelar vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada warganya di Balai Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, Kamis (26/8/2021).

Kepala Desa Pucangrejo Agus Riyanto mengatakan pada vaksinasi kali ini pihaknya menyediakan 350 kuota dosis pertama untuk usia 18 tahun keatas yang diikuti secara antusias oleh warganya.

“Kami sudah menggelar beberapa kali vaksinasi dan alhamdulillah warga selalu antusias untuk mengikuti vaksinasi. Untuk hari ini kuota yang tersedia sebanyak 350 vaksin,” kata Kades Pucangrejo.

Agus menjelaskan untuk proses pendaftaran, warga langsung mendaftar melalui Kadus dengan membawa identitas diri dan nomer handphone.

“Saat mendaftar, warga langsung datang ke Kadus membawa fotocopy KTP dan memberi no hp selanjutnya akan dihubungi melalui pesan whatapps untuk jadwal vaksinasinya,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Gemuh II, dr Fitroh mengungkapkan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Pucangrejo menggandeng Puskesmas Gemuh II, dengan petugas berjumlah 15 orang.

“Alhamdulillah baru jam segini saja warga yang mendaftar sudah 320 orang padahal kuota yang disediakan 350 vaksin, jadi antusias warga sangat luar biasa,” ungkap dr Fitroh.

Lebih lanjut dr Fitroh menjelaskan vaksin yang diberikan kepada warga Pucangrejo kali ini adalah vaksin Moderna yang memiliki efikasi sebesar 94,1 persen dan aman untuk kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta.

“Kali ini kita berikan vaksin Moderna, untuk antisipasi efek samping yang paling banyak kita jumpai seperti mriyang, jadi kita sudah antisipasi dengan pemberian dua butir obat paracetamol yang bisa diminum para peserta jika mengalami demam,” jelasnya.

Sementara itu Camat Gemuh Muhammad Fatoni saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Desa Pucangrejo mengapresiasi antusias warga yang luar biasa dalam mengikuti vaksinasi ini.

“Dari 16 desa yang ada di Kecamatan Gemuh, Desa Pucangrejo ini yang paling antusias warganya untuk divaksin. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan pak Kades,” ungkap Fatoni.

Sementara itu menurut penuturan salah seorang warga, Hasan Amri (44), vaksinasi massal ini bagus karena bisa mencegah penyebaran covid di desanya.

“Alhamdulillah lancar, tidak terasa sakit dan belum ada gejala sedikitpun sesudah divaksin dan semoga tidak ada gejala sampai pelaksanaan vaksin yang kedua nanti,” ungkapnya.(Win).