Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama OPD terkait saat melakukan sidak di swalayan di Kendal Selasa (29/6/2021)

Tekan Lonjakan Covid Di Kendal, Bupati Dico Sidak Penerapan Prokes Di Swalayan

BOSTHOMSON, KENDAL – Untuk menekan lonjakan penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus melakukan berbagai upaya pengawasan & penegakan terkait penerapan protokol kesehatan salah satunya di pusat perbelanjaan.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama OPD terkait melakukan sidak di sejumlah swalayan di Kendal Selasa (29/6/2021), guna memastikan pengunjung dan pegawai swalayan mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Bupati Sidak dilakukan, mengingat saat ini di Kabupaten Kendal terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Sehingga harus diantisipasi bersama semua pihak, agar bisa menekan penyebaran Covid-19.

“Salah satu cara untuk menekan lonjakan penyebaran virus Corona adalah semua masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan. Berdasarkan fakta di lapangan, meningkatnya kasus Covid-19 di Kendal, disebabkan karena banyak warga yang abai terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dico menjelaskan, hampir 70 persen, masyarakat di Kendal tidak mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu, penerapan protokol kesehatan harus diperketat dengan melakukan operasi prokes.

“Sidak ini untuk memastikan seluruh karyawan dan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, dan untuk seluruh karyawan harus memakai dobel masker, karena adanya virus Corona varian baru yang lebih ganas penularannya,” jelasnya.

Dalam sidak di swalayan tersebut, Bupati sekaligus mengecek ketersediaan obat-obatan untuk menjaga imun tubuh. Terutama ketersediaan vitamin C dan kebutuhan pendukung protokol kesehatan lainnya.

“Saya sampaikan supaya stok obat-obatan untuk kebutuhan imun tubuh, terutama vitamin C jangan sampai habis, karena saat dibutuhkan masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh,” ujar Dico.

Sementara, Store Manager Swalayan Aneka Jaya Kendal, Ahmad Nasiekh mengatakan, Kedatangan Bupati kali ini meminta agar protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan secara ketat bagi pengunjung dan karyawan. Selain itu Ahmad
Nasiekh juga menjelaskan pada dua pekan terakhir ini, stok vitamin menipis, bahkan selama tiga hari lalu sempat habis.

“Dua pekan ini memang banyak yang mencari vitamin C di tempat kami. Sehingga stok sempat habis. Alhamdulillah sekarang suplai vitamin C sudah mulai datang lagi,” jelasnya.(Win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *